26 C
Semarang
, 18 Januari 2026
spot_img

Jateng Rilis CoE 2026, 365 Agenda Siap Genjot Wisata dan Ekonomi Daerah

Jelajahi Wisata Jateng melalui peluncuran Calendar of Event 2026 yang mengedepankan keunikan budaya dan pariwisata daerah.

SEMARANG, Jatengnews.id– Pemerintah Provinsi Jawa Tengah resmi meluncurkan Calendar of Event (CoE) 2026 yang memuat 365 agenda wisata, budaya, dan olahraga di 35 kabupaten/kota.

Peluncuran yang digelar di Taman Budaya Raden Saleh (TBRS) Semarang, Jumat (29/11/2025), menjadi momentum awal untuk mempromosikan potensi pariwisata daerah sepanjang tahun.

Baca juga : Diikuti Atlet Luar Negeri, Specta Pingpong Jateng 2024 Disebut Bisa Bangkitkan Olahraga dan Wisata Jateng

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, mengatakan publikasi CoE lebih awal memberi ruang bagi wisatawan maupun pelaku industri untuk merencanakan kunjungan dan menyusun paket wisata yang lebih matang. “Dengan publikasi dini, masyarakat bisa menyiapkan waktu berkunjung dan ikut dalam agenda unggulan,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa penyusunan CoE 2026 dilakukan melalui evaluasi menyeluruh atas pelaksanaan tahun sebelumnya, sehingga event yang disajikan lebih berkualitas. Sumarno juga menekankan pentingnya kenyamanan dan keramahan masyarakat sebagai faktor penentu wisatawan ingin kembali.
“Setiap anggota keluarga punya preferensi berbeda, dan itu perlu diakomodasi agar semua merasa terlayani,” katanya.

Dari sisi konten acara, ratusan event yang masuk CoE 2026 meliputi festival budaya, atraksi daerah, hingga sport tourism yang semakin diminati. Sekretaris Disporapar Jateng, Syurya Deta Syafri, menyebut Grebek Sudiro, Festival Gunung Slamet, Festival Kota Lama, Festival Topeng Solo, hingga Solo Menari tetap menjadi magnet wisatawan. Festival Mudik Wonosobo dengan tradisi balon udara juga kembali digelar di seluruh kecamatan.

Sport tourism disebut menjadi salah satu sektor yang tumbuh pesat. Borobudur Marathon 2025 mencatat 12.000 peserta dan perputaran ekonomi sekitar Rp73 miliar. Ajang Siksa Rogo Lawu Ultra juga diperkirakan menarik 7.000 pelari. “Event seperti ini menggerakkan hotel, transportasi, kuliner, dan UMKM. Kuncinya tetap pada keramahan masyarakat agar wisatawan mendapatkan kenangan terbaik,” ujar Deta.

Baca juga : Bank Jateng Tour de Borobudur Sukses Digelar, Promosi Pariwisata Jateng

Dalam kesempatan tersebut, Pemprov Jateng turut memperkenalkan dua inovasi digital: e-book destinasi wisata desa yang berisi paket wisata tematik, serta SABDA (Sistem Analisis Big Data Pariwisata) untuk memantau pergerakan wisatawan, transaksi QRIS, dan perkembangan sektor pariwisata per wilayah. (03)

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN