
SEMARANG, Jatengnews.id – Sebagai upaya memastikan kualitas standar eskpor, Kepala Badan Karantina Indonesia (Barantin), Sahat M. Panggabean, bersama Kepala Karantina Jawa Tengah, Willy Indra Yunan, melakukan kunjungan kerja ke produsen kayu olahan PTHMI, Sabtu (29/11/2025).
Dalam peninjauan tersebut, rombongan melihat alur produksi hingga pengepakan produk ekspor. PTHMI dinilai telah memenuhi kelayakan fasilitas sebagai tempat pemeriksaan karantina, termasuk uji Kiln Dry (KD) pada kayu kemasan untuk memastikan standar ISPM 15. Produk kayu birch, jabon, dan red oak dari pabrik ini rutin dikirim ke Amerika Serikat.
Baca juga : Karantina Jateng Kunjungi Satpel Bandara Adi Soemarmo Lakukan Pengawasan MP
Sahat menekankan pentingnya standardisasi dan kepastian layanan karantina untuk menjaga daya saing ekspor.
Menurutnya, akses pasar baru dan keberlanjutan ekspor membutuhkan kepastian prosedur, ketepatan waktu layanan, serta fasilitas yang memenuhi persyaratan SPS.
Direktur PTHMI, Liu Ming, menyatakan komitmen perusahaan memenuhi seluruh persyaratan negara tujuan. Ia menyebut volume ekspor mencapai 100–150 kontainer per bulan, menunjukkan kuatnya permintaan pasar internasional.
Baca juga : Pengusaha Inginkan Penerbangan Langsung ke Bandara Ahmad Yani Secepatnya Dibuka
Sahat menambahkan, Barantin melalui Karantina Jateng terus memperkuat dukungan ekspor dengan penerbitan Phytosanitary Certificate dan mendorong pelaku usaha melibatkan UMKM demi memperkuat ketertelusuran serta kualitas rantai pasok kayu olahan. (03)