
DEMAK, Jatengnews.id — Kabupaten Demak kembali menegaskan komitmennya sebagai daerah ramah kesehatan setelah berhasil mempertahankan Penghargaan Kabupaten/Kota Sehat (KKS) Swasti Saba Kategori Padapa Tahun 2025.
Penghargaan tersebut diserahkan secara daring oleh Kementerian Kesehatan RI pada Jumat, 28 November 2025, dan diikuti oleh seluruh pemerintah daerah penerima dari berbagai wilayah di Indonesia.
Baca juga : Bupati Demak Dorong Inovasi Pembelajaran
Keberhasilan ini menambah catatan positif Demak dalam upaya mewujudkan lingkungan yang bersih, aman, dan sehat bagi warganya.
Kepala Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak, dr. Ali Maimun, mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian tersebut.
“Alhamdulillah, Kabupaten Demak kembali mendapatkan penghargaan Kabupaten/Kota Sehat Swasti Saba Padapa di tahun 2025. Ini adalah hasil kerja keras bersama,” ujarnya, Selasa (2/12/2025).
Ia menegaskan bahwa penghargaan ini menjadi bukti konsistensi pemerintah daerah dalam membangun perilaku hidup bersih dan sehat.
“Program kesehatan masyarakat terus kami jalankan, mulai dari kawasan tanpa rokok, pengelolaan sampah, keamanan pangan, hingga penyediaan sarana dan prasarana kesehatan yang memadai,” tambahnya.
Apresiasi serupa disampaikan oleh Kepala Tim PTM dan PL, Tri Handayani. Ia menilai keberhasilan mempertahankan kategori Padapa menjadi cermin solidnya kolaborasi lintas sektor.
“Terima kasih Mas Ahmad Zaerozi sebagai programmer Kesling dan seluruh timnya. Luar biasa. Alhamdulillah kita masih bertahan di kategori Padapa,” ujarnya.
Handayani juga menyampaikan harapan besar untuk peningkatan kategori di tahun mendatang. “Belum bisa naik, namun sesuai harapan. Semoga tahun 2027 Kabupaten Demak bisa naik ke kategori Wiwerda. Aamiin,” tegasnya.
Handayani menambahkan bahwa keberhasilan program KKS tidak dapat berdiri sendiri tanpa keterlibatan banyak pihak. “Keberlanjutan KKS membutuhkan komitmen bersama, mulai dari pemerintah daerah, kecamatan, desa, puskesmas, hingga masyarakat. Masyarakat adalah pelaku utama perubahan perilaku hidup bersih dan sehat,” jelasnya.
Dengan diraihnya kembali kategori Padapa di tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Demak kini mulai mempersiapkan strategi untuk mencapai kategori Wiwerda pada 2027. Pemerintah daerah akan meningkatkan kapasitas Forum KKS di tingkat kabupaten dan kecamatan serta memperkuat tatanan wajib dan pilihan yang menjadi indikator utama penilaian.
Baca juga : 181 Sekolah di Demak Raih Predikat Adiwiyata
Selain itu, perbaikan sarana sanitasi, pemantapan edukasi kesehatan masyarakat, serta monitoring dan evaluasi lintas sektor akan terus ditingkatkan. (03)