Beranda Daerah Parade Busana Batik Truntum Gurdo, Perpaduan Motif Truntum Melambangkan Cinta Bersemi Kembali

Parade Busana Batik Truntum Gurdo, Perpaduan Motif Truntum Melambangkan Cinta Bersemi Kembali

Ikuti keseruan Parade Busana Batik di Karanganyar dan saksikan kebanggaan karya pengrajin lokal melalui busana yang ditampilkan.

Direktur Utama PT BPR Bank Daerah Karanganyar, Haryono, saat mengikuti peragaan busana batik bersama isteri. (Foto : Istimewa)
Direktur Utama PT BPR Bank Daerah Karanganyar, Haryono, saat mengikuti peragaan busana batik bersama isteri. (Foto : Istimewa)

KARANGANYAR, Jatengnews.id – PT BPR Bank Daerah Karanganyar (BDK) ambil bagian dalam Parade Busana Batik yang digelar oleh  Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) pada Minggu (7/12/2025) malam.

Parade Busana Batik yang digelar dalam puncak Karanganyar Expo dan rangkaian hari jadi ke 108 Kabupaten Karanganyar tersebut, juga diikuti seluruh OPD, jajaran Forkopimda dan BUMD setempat.

Baca juga : Parade Seni Budaya Meriahkan Hari Jadi ke-80 Jawa Tengah, Warga Antusias Meski Diguyur Hujan

Seluruh peserta layaknya foto model, berlenggak-lenggok di atas lembaran karpet merah.

Para pejabat dan tokoh masyarakat memperagakan ragam busana batik khas Karanganyar, yang menunjukkan kebanggaan terhadap karya para pengrajin lokal.

Salah satu yang menjadi pusat perhatian adalah peragaan busana batik yang ditampilkan oleh Direktur Utama BDK, Haryono yang tampil bersama isteri.

Haryono  tampil  batik hasil  karya pengrajin Girilayu dengan desain dari Rory Wardana Poesponingrat Indonesia.

“Saya dan isteri ikut berpartisipasi dengan mengenakan  motif batik Truntum Gurdo, perpaduan motif Truntum yang melambangkan cinta bersemi kembali dan Gurdo atau Garuda yang bermakna keagungan serta keberanian,”terangnya.

Dijelaskannya, motif yang dikenakannya, sangat lazim digunakan dalam pernikahan adat Jawa oleh orang tua pengantin.

“Motif batik ini merupakan simbol dan doa restu dari orang tua pada saat acara pernikahan,”terangnya.

Dalam parade batik tersebut, Haryono menambahkan, sempat grogi saat berjalan di atas catwalk.

Baca juga : Parade Reog Meriahkan HUT ke-108 Karanganyar

“Yang ingin kami sampaikan adalah, batik karya perajin lokal ini harus kita dukung sebagai salah satu karya terbaik warga asli Karanganyar,” pungkasnya. (03)

Exit mobile version