Beranda Daerah Jateng Luncurkan Tiga Desa Pilot Project Posyandu Enam SPM, Target 100 Persen...

Jateng Luncurkan Tiga Desa Pilot Project Posyandu Enam SPM, Target 100 Persen Terlayani 2026

Ketua Tim Pembina Posyandu Jateng, Nawal Arafah Yasin, menyatakan program ini menjadi langkah strategis transformasi Posyandu menjadi pusat layanan masyarakat yang terpadu dan inovatif.

Ketua Tim Pembina Posyandu Jateng, Nawal Arafah Yasin ketika peluncuran pilot project Posyandu di Sragen (Foto:pemprov)

SRAGEN, Jatengnews.id – Provinsi Jawa Tengah meluncurkan tiga desa sebagai pilot project Posyandu enam bidang Standar Pelayanan Minimum (SPM), Selasa (23/12/2025). Tiga desa itu adalah Desa Mojopuro (Sragen), Desa Manggis (Wonosobo), dan Desa Kemiri (Batang). Peluncuran dilakukan secara luring di Sragen, sementara dua desa lainnya mengikuti secara daring.

Ketua Tim Pembina Posyandu Jateng, Nawal Arafah Yasin, menyatakan program ini menjadi langkah strategis transformasi Posyandu menjadi pusat layanan masyarakat yang terpadu dan inovatif.

Baca juga: Pemprov Jateng Dorong Posyandu Magelang Terapkan Enam SPM Sekaligus

“Alhamdulillah, hari ini ada tiga kabupaten yang kita launching sebagai pilot project. Ini sudah ada layanan enam SPM beserta dengan beberapa inovasi yang ada,” ujarnya.

Posyandu enam SPM kini melayani kesehatan, pendidikan, ketenteraman dan ketertiban umum, perlindungan masyarakat, perumahan rakyat, pekerjaan umum, dan bidang sosial.

Nawal mengakui salah satu tantangan utama adalah penambahan kader dan skema insentif. Namun, inovasi kolaboratif mulai dilakukan, salah satunya kerja sama Posyandu dengan rumah sakit daerah di Sragen.

Beberapa program inovatif telah diterapkan di tiga desa pilot project, termasuk PAUD Emas dan pojok baca, kebun gizi, bank sampah, pendataan rumah tak layak huni (RTLH), serta identifikasi masalah air bersih dan sanitasi.

“Kami mendorong seluruh Posyandu di Jawa Tengah, ada 49.149 lembaga, untuk belajar di pilot project ini. Mudah-mudahan semuanya bisa terealisasi melayani enam SPM,” imbuh Nawal.

Berdasarkan data Kemendagri, hingga November 2025, jumlah Posyandu enam SPM di Jateng meningkat tajam menjadi 22.430 lembaga, dari sebelumnya 4.076 lembaga pada September 2025.

Ketua TP Posyandu Kabupaten Sragen, Linda Sigit Pamungkas, menegaskan pihaknya menargetkan seluruh Posyandu di desa bisa melayani enam SPM pada 2026.

“Semua program kita harapkan memberikan kebermanfaatan yang luas. Posyandu tadinya hanya kesehatan, dengan SPM baru ini, kesejahteraan diharapkan menjadi paripurna,” jelasnya.

Baca juga: Nawal Arafah Yasin Resmi Dilantik Ketua TP PKK dan Ketua Tim Pembina Posyandu Jateng

Dalam kesempatan tersebut, juga dilakukan layanan publik tambahan, seperti Cek Kesehatan Gratis (CKG), dokter Spesialis Keliling (Speling), IVA Test, sosialisasi deteksi dini kanker serviks dan payudara, serta layanan administrasi kependudukan dan Kartu Identitas Anak (KIA).

Nawal menambahkan, percepatan implementasi Posyandu enam SPM terus dilakukan melalui rapat koordinasi daerah, pendampingan, monitoring, evaluasi, dan penyusunan rencana strategis untuk empat tahun ke depan.(02)

Exit mobile version