KARANGANYAR, Jatengnews.id – Upaya penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) desa terus dilakukan melalui kolaborasi antara mahasiswa dan pelaku usaha lokal.
Mahasiswa Tim Hibah Pembelajaran Berdampak Universitas Sebelas Maret (UNS) melaksanakan program pemberdayaan UMKM di Desa Genengan, Kecamatan Jumantono, Kabupaten Karanganyar, melalui sosialisasi digitalisasi usaha dan pendampingan legalitas usaha.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Selasa (6/12) ini difokuskan pada peningkatan kapasitas pelaku UMKM dalam pengelolaan keuangan, pemasaran digital, serta fasilitasi pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) sebagai langkah penguatan keberlanjutan usaha di tingkat desa.
Baca juga: TIM Hibah MBKM UNS Gelar Pentas Seni di Desa Klakah Boyolali
Program ini dirancang untuk membangun pemahaman dan motivasi pelaku UMKM mengenai pentingnya digitalisasi dan legalitas usaha sebagai fondasi pengembangan bisnis yang berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, pelaku UMKM diharapkan mampu mengelola usaha secara lebih tertib, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta memiliki daya saing di pasar lokal maupun digital.
Kegiatan pertama berupa sosialisasi digitalisasi pengelolaan keuangan dan pemasaran UMKM. Acara diawali dengan pembukaan oleh panitia dan perangkat desa, disertai pemaparan tujuan kegiatan serta pentingnya literasi keuangan dan pemasaran digital bagi keberlanjutan usaha.
Suasana kegiatan berlangsung komunikatif dengan melibatkan peserta secara aktif dalam diskusi dan berbagi pengalaman.
Dalam sesi materi, narasumber menyampaikan dasar-dasar pengelolaan keuangan UMKM berbasis digital, mulai dari pencatatan keuangan sederhana, penyusunan laporan otomatis, hingga pengelolaan stok menggunakan aplikasi. Selain itu, peserta juga dibekali pemahaman mengenai strategi pemasaran digital untuk memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan penjualan.
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Para pelaku UMKM diberikan kesempatan untuk berkonsultasi terkait kendala yang dihadapi dalam pengelolaan usaha. Melalui sosialisasi ini, pelaku UMKM Desa Genengan diharapkan mampu mulai menerapkan sistem usaha yang lebih efektif, tertib, dan adaptif terhadap perkembangan digital.
Kegiatan kedua difokuskan pada pendampingan pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) sebagai upaya penguatan legalitas UMKM Desa Genengan. Pendampingan dilakukan secara langsung dengan memberikan pemahaman mengenai pentingnya NIB sebagai identitas resmi usaha yang diperlukan untuk mengakses perizinan, program pemerintah, serta pengembangan usaha berkelanjutan.
Dalam kegiatan ini, Tim Hibah UNS mendampingi salah satu pelaku UMKM mulai dari pengenalan sistem perizinan berusaha berbasis risiko hingga proses pendaftaran NIB melalui platform resmi pemerintah.
Peserta dibimbing dalam menyiapkan data usaha, memahami klasifikasi kegiatan usaha, serta keterkaitan NIB dengan aspek perizinan lingkungan sesuai skala usaha.
Baca juga: Tim Hibah MBKM UNS Gelar Program Kerja Pengoptimalan Desa Wisata di Klaten
Melalui rangkaian kegiatan digitalisasi usaha dan pendampingan legalitas UMKM, kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan pelaku usaha di Desa Genengan turut mendukung pencapaian Tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 8 tentang pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi, SDG 9 mengenai industri, inovasi, dan digitalisasi, SDG 12 terkait praktik usaha yang bertanggung jawab, serta SDG 17 tentang kemitraan.
Program pemberdayaan UMKM ini juga menjadi wujud nyata pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat.
Melalui keterlibatan langsung mahasiswa dalam sosialisasi dan pendampingan UMKM desa, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat peran perguruan tinggi sebagai agen perubahan dalam mendukung pembangunan ekonomi desa yang berkelanjutan dan inklusif. (01).




