SEMARANG, Jatengnews.id – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Dinas Perhubungan (Dishub) menegaskan pengembangan layanan Trans Jateng tidak hanya untuk mobilitas harian, tetapi juga sebagai pengungkit sektor pariwisata.
Koridor baru Temanggung-Magelang, yang dijadwalkan beroperasi pada 2027, akan terhubung hingga kawasan wisata Borobudur.
Baca juga: Gubernur Ahmad Luthfi Tegaskan Trans Jateng Bukan Sarana Bisnis
Kepala Dishub Jateng, Arief Djatmiko, mengatakan pengembangan berikutnya akan dimulai dengan Magelang-Temanggung, dari Temanggung sampai Borobudur.
‘’Itu pembukaan rute baru 2027. Tahun 2026 akan dijadikan fase persiapan, termasuk pemantapan rencana, komunikasi lintas daerah, dan sosialisasi kepada masyarakat,’’jelasnya.
Arief menekankan bahwa rencana rute Trans Jateng tidak hanya didorong pertimbangan komersial, melainkan juga sesuai perencanaan pembangunan daerah yang menempatkan pariwisata sebagai motor pertumbuhan.
“Pendekatan kita sesuai dengan RPJMD membuka rute yang mendukung konsep kepariwisataan,” ungkapnya.
Selain koridor Temanggung-Magelang, Dishub Jateng menyiapkan koridor Batang-Pekalongan (Petanglong) yang sedang uji trek, serta rencana jalur Jepara-Kudus-Pati pada fase berikutnya.
Baca juga: Kabar Gembira, Ganjar Luncurkan Trans Jateng Solo-Sukoharjo-Wonogiri
Saat ini Trans Jateng telah mengoperasikan tujuh koridor dengan 115 armada, termasuk rute Semarang-Bawen, Purwokerto-Purbalingga, dan Solo-Wonogiri.
Keberadaan koridor baru diharapkan memperkuat jaringan transportasi publik sekaligus mendukung aksesibilitas kawasan wisata dan kegiatan ekonomi lintas kabupaten/kota.(02)
