KARANGANYAR, Jatengnews.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar menyalurkan bantuan kepada Jumiyem, warga Dusun Separe, Desa Wukirsawit, Kecamatan Jatiyoso, yang menjadi korban bencana tanah longsor. Penyerahan bantuan dilakukan Rabu (14/1/2026).
Bantuan diserahkan langsung oleh Bupati Karanganyar Rober Christanto didampingi Wakil Bupati Adhe Eliana, Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Karanganyar Hendro Prayitno, serta jajaran Muspika Kecamatan Jatiyoso.
Baca juga: Pemkab Karanganyar Turunkan Alat Berat Bersihkan Material Longsor
Kalakhar BPBD Karanganyar Hendro Prayitno mengatakan, bencana tanah longsor tersebut terjadi pada 22 Desember 2025. Akibat kejadian itu, rumah milik Jumiyem tertimpa material longsoran dan tidak dapat ditempati.
“Rumah korban mengalami kerusakan berat dan sudah tidak layak huni. Saat ini korban bersama tiga anggota keluarganya masih mengungsi di rumah kerabat,” kata Hendro kepada Jatengnews.id.
Sebagai bentuk kepedulian, Pemkab Karanganyar menyalurkan bantuan dari berbagai pihak. Bantuan tersebut meliputi dana dari Baznas sebesar Rp30 juta, Bank Jateng Rp20 juta, BPBD berupa perlengkapan rumah tangga dan logistik, Dinas Sosial berupa bantuan logistik dan uang tunai Rp2,5 juta, serta bantuan logistik dari PMI.
“Bantuan dana akan digunakan untuk pembangunan kembali rumah korban. Pembangunan dilakukan secara gotong royong bersama warga setempat,” jelasnya.
Baca juga: Pemkab Karanganyar Siap Hadapi Gugatan Holyland ke PTUN
Hendro juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana, terutama di tengah cuaca ekstrem.
“Sesuai prediksi BMKG, curah hujan masih tinggi pada Januari hingga Februari 2026. Masyarakat diminta segera mengamankan diri ke tempat yang lebih aman saat hujan lebat dan angin kencang,” pungkasnya.(02)
