25.4 C
Semarang
, 19 Januari 2026
spot_img

KKN UPGRIS Dampingi Rumah Benih KWT Sejahtera di Tlogosari Wetan, Perkuat Ketahanan Pangan

Pendampingan tersebut difokuskan pada optimalisasi Rumah Benih sebagai pusat produksi bibit tanaman berkualitas

Semarang, JatengNews.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung ketahanan pangan perkotaan melalui pendampingan Rumah Benih Kelompok Wanita Tani (KWT) Sejahtera.

Kegiatan tersebut berlangsung di Kelurahan Tlogosari Wetan, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang, Sabtu (17/1/2026).

Pendampingan tersebut difokuskan pada optimalisasi Rumah Benih sebagai pusat produksi bibit tanaman berkualitas guna mendukung keberlanjutan pertanian urban di wilayah padat penduduk.

Baca juga: KKN UPGRIS Kelompok 35 Resmi Diterjunkan di Kelurahan Tlogosari Wetan Semarang

Dalam kegiatan ini, mahasiswa KKN UPGRIS terlibat langsung dalam berbagai aktivitas teknis, mulai dari proses penanaman bibit, pemeliharaan tanaman, hingga sanitasi dan perawatan lahan kebun secara menyeluruh.

Kegiatan dilakukan bersama anggota KWT Sejahtera sebagai bentuk kolaborasi dan transfer pengetahuan di bidang pertanian perkotaan.

Untuk menjaga keberlanjutan program, KWT Sejahtera juga menyusun jadwal piket rutin pada pagi dan sore hari.

Sistem piket tersebut bertujuan memastikan bibit tanaman mendapatkan perawatan optimal serta pemantauan kesehatan tanaman secara berkala, sehingga produktivitas Rumah Benih dapat terus meningkat.

Kehadiran mahasiswa KKN UPGRIS mendapat sambutan positif dari warga setempat.

Anggota KWT Sejahtera mengapresiasi pendampingan yang diberikan, tidak hanya dari sisi teknis pertanian, tetapi juga dalam mempererat kebersamaan dan semangat gotong royong antarwarga.

Program pendampingan ini sejalan dengan upaya penguatan ketahanan pangan keluarga di kawasan perkotaan.

Selain berkontribusi pada ketersediaan pangan lokal, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa untuk memahami dinamika sosial masyarakat serta tantangan pengelolaan pertanian urban.

Koordinator Kelurahan Tlogosari Wetan KKN UPGRIS, Dani, berharap sinergi yang telah terjalin dapat terus berlanjut.

“Kami berharap kerja sama antara mahasiswa, KWT, dan masyarakat tidak berhenti sampai di sini. Sinergi berkelanjutan ini diharapkan mampu mendorong produktivitas, kemandirian ekonomi, serta kesejahteraan warga Tlogosari Wetan,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, pengabdian mahasiswa KKN UPGRIS tidak hanya menjadi kewajiban akademik, tetapi juga jembatan nyata antara perguruan tinggi dan kebutuhan masyarakat.

Baca juga: KKN UPGRIS Tingkatkan Infrastruktur Desa Wringinputih Lewat Plang Jalan dan Tempat Sampah

Rumah Benih KWT Sejahtera diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan perempuan dan penguatan ketahanan pangan di kawasan urban Kota Semarang.

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN