24.3 C
Semarang
, 19 Januari 2026
spot_img

Pemkot Semarang Pastikan Penanganan Sampah TPS Muktiharjo Kidul Berkelanjutan

Langkah lanjutan kini difokuskan pada pengamanan dan penertiban agar lokasi tersebut tidak kembali mengalami penumpukan sampah.

SEMARANG, Jatengnews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang memastikan penanganan persoalan sampah di TPS Muktiharjo Kidul, Kecamatan Pedurungan, dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan.

Setelah pengangkutan dan pembersihan intensif terhadap tumpukan sampah sejak Kamis (15/1/2026) hingga Sabtu (17/1/2026), langkah lanjutan kini difokuskan pada pengamanan dan penertiban agar lokasi tersebut tidak kembali mengalami penumpukan sampah.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, sebelumnya menegaskan bahwa penanganan TPS Muktiharjo Kidul tidak berhenti pada pengangkutan sampah semata, tetapi dilanjutkan dengan penataan dan pengamanan lokasi.

Baca juga: Agustina Tindaklanjuti TPS Penuh di Muktiharjo Kidul, Lahan Baru Disiapkan

Upaya tersebut meliputi pengaturan ritasi pengangkutan, penambahan kontainer, hingga sterilisasi area yang selama ini disalahgunakan sebagai titik pembuangan sampah liar.

Sebagai tindak lanjut arahan Wali Kota, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Semarang, Budi Prakosa, memimpin langsung pembersihan lanjutan TPS Muktiharjo Kidul pada Sabtu (17/1/2026). Kegiatan ini melibatkan kerja bakti lintas organisasi perangkat daerah (OPD) dan unsur kewilayahan guna memastikan area benar-benar bersih dan tertata.

Dalam proses penanganan tersebut, Dinas Pekerjaan Umum Kota Semarang mengerahkan dua unit alat berat jenis backhoe serta 20 unit dump truck. Sementara itu, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) menurunkan lima unit dump truck beserta tenaga kebersihan. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menyiapkan satu alat berat, puluhan armada pengangkut sampah, serta empat unit kontainer yang disiagakan di lokasi.

Untuk mendukung pengamanan, Satpol PP menurunkan tiga regu personel guna melakukan pengawasan, sedangkan Dinas Perhubungan membantu pemasangan penerangan jalan umum agar aktivitas pengelolaan sampah berjalan aman dan tertib.

Keterlibatan unsur kewilayahan juga diperkuat. Pihak kecamatan dan kelurahan memasang dua unit CCTV untuk memantau aktivitas di sekitar TPS, khususnya guna mencegah pembuangan sampah sembarangan oleh kendaraan roda empat atau pikap yang seharusnya langsung menuju TPA. Tokoh masyarakat, ketua RW, LPMK, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas turut bergotong royong membersihkan sisa-sisa sampah yang tercecer di sekitar lokasi.

Selain pembersihan, Pemkot Semarang mulai melakukan pengamanan fisik kawasan. Area bekas TPS liar yang berada di lahan eks bengkok dipagari untuk mencegah pemanfaatan kembali sebagai tempat pembuangan sampah.

Per Sabtu (17/1/2026), material pagar telah tiba dan proses pemasangan dilakukan oleh DLH. Penataan lingkungan juga dilakukan melalui penghijauan, dengan penanaman pohon tabebuya oleh Disperkim serta tanaman buah seperti mangga dan sukun oleh DLH. Ke depan, lahan tersebut direncanakan difungsikan sebagai taman lingkungan.

Baca juga: Pemkot Semarang Tanggap Atasi Penumpukan Sampah di TPS

Untuk memastikan pelayanan persampahan tetap berjalan optimal, pembuangan sampah difokuskan di TPS Muktiharjo Kidul yang berada bersebelahan dengan lokasi TPS liar. Di titik tersebut telah disiapkan empat unit kontainer yang dilayani oleh empat armada armroll dengan tiga kali ritasi per hari. Selain itu, satu unit dump truck dikerahkan khusus untuk pembilasan area agar kondisi tetap bersih dan tidak menimbulkan bau.

Langkah berlapis ini menjadi wujud komitmen Pemkot Semarang dalam menata pengelolaan sampah secara lebih tertib, disiplin, dan berkelanjutan. Pemkot Semarang juga mengajak masyarakat untuk mematuhi aturan pembuangan sampah sesuai peruntukannya demi menjaga lingkungan tetap bersih dan nyaman. (01)

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN