
Batang, JatengNews.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Mandiri Terintegrasi (KKN MIT) UIN Walisongo Semarang Posko 16 menggelar workshop Eco Enzyme bersama ibu-ibu Desa Wonokerso, Kecamatan Limpung, Kabupaten Batang, Sabtu (24/1/2026).
Kegiatan ini berlangsung di Balai Desa Wonokerso sebagai upaya edukasi pengelolaan limbah rumah tangga berbasis lingkungan sekaligus pemberdayaan masyarakat.
Melalui workshop tersebut, mahasiswa KKN MIT memberikan pemahaman dasar tentang klasifikasi limbah rumah tangga, mulai dari limbah organik, anorganik, hingga limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun).
Materi ini menjadi langkah awal untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah domestik secara bijak.
Mahasiswa KKN juga mengenalkan Eco Enzyme sebagai solusi ramah lingkungan dalam pengolahan limbah organik.
Eco Enzyme merupakan cairan alami serbaguna hasil fermentasi kulit buah dan sayuran yang dicampur dengan gula merah dan air.
Eco Enzyme memiliki beragam manfaat, antara lain mudah terurai secara alami dan dapat dimanfaatkan sebagai sabun cuci piring, sabun cuci tangan, serta pembersih serbaguna.
Selain itu, produk ini berpotensi dikembangkan menjadi usaha rumahan yang bernilai ekonomi.
Ketua PKK Desa Wonokerso, Ibu Solechati, mengapresiasi pelaksanaan workshop tersebut. Ia menilai kegiatan ini memberikan dampak positif bagi masyarakat desa.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa KKN yang telah berbagi ilmu. Sampah yang sebelumnya tidak bermanfaat ternyata dapat menjadi sesuatu yang berguna,” ujarnya.
Leboh lanjut ia berharap, ilmu ini dapat diteruskan kepada warga lain agar pengelolaan sampah rumah tangga menjadi lebih bijak dan bernilai ekonomis.
Workshop ini juga diisi dengan demonstrasi dan praktik langsung pembuatan sabun berbahan Eco Enzyme.
Mahasiswa membagi peserta ke dalam beberapa kelompok untuk mencoba proses pembuatan, mulai dari pengenalan bahan hingga tips menjaga kualitas sabun agar tetap stabil dan ramah lingkungan.
Koordinator Bidang Pemberdayaan KKN MIT Posko 16, Nur Dzakiyyatul Ulya, berharap ilmu yang disampaikan dapat diterapkan secara berkelanjutan oleh masyarakat.
“Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan Eco Enzyme dalam kehidupan sehari-hari. Selain mengurangi limbah rumah tangga, Eco Enzyme juga mampu meningkatkan kesadaran lingkungan dan membuka peluang ekonomi bagi warga,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN MIT UIN Walisongo berharap para peserta workshop dapat meneruskan pengetahuan yang diperoleh kepada warga lain di Desa Wonokerso.
Selain itu mahasiswa KKN juga berharap, dengan adanya ini pengelolaan sampah rumah tangga menjadi lebih optimal, berkelanjutan, dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat.