25 C
Semarang
, 3 Februari 2026
spot_img

Bank Jateng Syariah Hadirkan Skema Cicilan Pasang Baru PDAM Solo

Bank Jateng Syariah meluncurkan layanan pembiayaan pemasangan sambungan rumah air bersih yang dapat dicicil dengan mudah.

SOLO, Jatengnews.id – Bank Jateng Syariah kembali menghadirkan terobosan layanan keuangan berbasis syariah melalui kerja sama strategis dengan Perumda Toya Wening (PDAM) Kota Solo.

Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) pada Kamis (22/1/2026) untuk menghadirkan pembiayaan pemasangan sambungan rumah (SR) air bersih yang dapat dicicil.

Melalui program tersebut, masyarakat kini tidak lagi dibebani pembayaran tunai di awal. Biaya pemasangan baru sebesar Rp1.625.000 dapat dicicil dengan tenor lebih dari satu tahun, sehingga lebih terjangkau bagi warga yang ingin mendapatkan akses air bersih layak.

Direktur Utama PDAM Solo, Agustan, menyambut positif inovasi ini. Menurutnya, skema pembiayaan tanpa agunan yang ditawarkan Bank Jateng Syariah menjadi solusi nyata bagi masyarakat.

“Ini inovasi yang sangat baik karena dilakukan tanpa jaminan. Biasanya pinjaman selalu mensyaratkan agunan,” ujar Agustan.

Ia menambahkan, program tersebut sekaligus menjadi wujud komitmen PDAM Solo di momen ulang tahun ke-50 perusahaan. “HUT ke-50 ini bukan hanya seremonial, tetapi momentum untuk memberikan manfaat langsung bagi warga. Ini kado emas untuk masyarakat Solo,” katanya.

Keunggulan program ini terletak pada penerapan prinsip syariah yang transparan dan adil, tanpa agunan tambahan. Selain itu, mekanisme pembayaran cicilan dibuat praktis karena langsung digabungkan dengan tagihan air bulanan pelanggan.

Kepala Divisi Syariah Bank Jateng, Slamet Sulistiono, menegaskan bahwa kerja sama ini tidak hanya berorientasi pada layanan keuangan, tetapi juga berdampak pada peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.

“Dengan akses air bersih yang lebih mudah, masyarakat tidak lagi mengonsumsi air yang kurang higienis. Ini juga membantu pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Melalui program ini, ditargetkan sebanyak 4.000 sambungan rumah baru dapat terealisasi sepanjang tahun 2026. Bank Jateng Syariah pun menegaskan perannya dalam mendukung pemerataan akses layanan publik melalui pembiayaan syariah yang inklusif dan berkelanjutan. (03)

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN