
Klaten, JatengNews.id– Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (UNDIP) Reguler Tim 1 Kelompok 95 menggagas revitalisasi tata kelola TPS3R Desa Ngandong, Kecamatan Gantiwarno, Kabupaten Klaten, melalui penguatan sistem manajemen dan administrasi.
Program ini bertujuan mengaktifkan kembali pengelolaan sampah desa agar berjalan lebih tertib, transparan, dan berkelanjutan.
Kegiatan dilaksanakan oleh Muh Rafi Prajavas Yudinanda, mahasiswa dari UNDIP, dengan diawali survei lapangan pada 10/01/26–30/01/26.
Survei meliputi peninjauan kondisi fasilitas, pendataan inventaris, serta identifikasi permasalahan organisasi dan pembukuan.
Hasil survei menunjukkan TPS3R Desa Ngandong mengalami kendala pada aspek struktur organisasi, pembagian tugas, dan sistem administrasi keuangan.
Minimnya kejelasan peran membuat operasional TPS3R kurang optimal.
Sebagai solusi, mahasiswa KKN UNDIP menyusun struktur organisasi pengelola TPS3R yang terdiri atas penanggung jawab, supervisor, koordinator, sekretaris, dan pengelola operasional.
Selain itu, disusun modul manajemen kerja yang memuat pedoman tugas, alur koordinasi, disiplin kerja, sistem pengawasan, dan mekanisme pelaporan.
Salah satu warga Desa Ngandong menyampaikan bahwa pembagian tugas kini menjadi lebih jelas sehingga meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap keberlanjutan TPS3R.
Perangkat desa juga mengapresiasi inisiatif tersebut karena tidak hanya mengidentifikasi masalah, tetapi turut menyiapkan sistem pengelolaan yang aplikatif.
Seluruh dokumen Program Multidisiplin 1 diserahkan secara resmi pada 04/02/26 kepada perangkat desa, pemuda, PKK, dan perwakilan warga.
Dokumen meliputi struktur organisasi pengelola TPS3R, modul manajemen kerja, serta konsep penguatan kesadaran masyarakat.
Melalui program ini, TPS3R Desa Ngandong diharapkan dapat kembali berfungsi optimal dan menjadi fondasi pengelolaan sampah desa yang mandiri di masa mendatang.