31 C
Semarang
, 25 Februari 2026
spot_img

Program Rumoh Pulih: Cara Mahasiswa KKN UNY Jaga Kesehatan Mental Anak Aceh Tamiang

Aksi kemanusiaan ini berlangsung di Desa Kebun Tanjung Seumantoh, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang sebagai bagian dari KKN Kemanusiaan UNY 2026.

ACEH TAMIANG – Mahasiswa Program Studi Psikologi Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menjalankan rangkaian kegiatan “Rumoh Pulih” untuk memulihkan kondisi psikologis anak-anak pasca bencana banjir. Aksi kemanusiaan ini berlangsung di Desa Kebun Tanjung Seumantoh, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang sebagai bagian dari KKN Kemanusiaan UNY 2026.

Melalui Rumoh Pulih, para mahasiswa menyediakan ruang aman bagi anak-anak untuk berekspresi, mengenali emosi, serta membangun kembali rasa aman. Program ini tidak sekadar aksi sosial, tetapi juga mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 3 (Kesehatan dan Kesejahteraan) serta SDG 4 (Pendidikan Berkualitas).

Para mahasiswa menggunakan pendekatan inovatif dan ramah anak untuk memberikan dampak positif dalam proses pemulihan psikososial mereka yang terdampak bencana.

Rangkaian Trauma Healing yang Terukur

Kegiatan yang menyasar siswa SD kelas 1-6 dan Madrasah Diniyah ini berlangsung secara bertahap sejak Januari 2026:

13 Januari: Mahasiswa menggelar sesi berbagi pengalaman dan psikoedukasi Psychological First Aid (PFA).

16 Januari: Kolaborasi dengan Khairin Islamic School Medan menghadirkan kegiatan melukis kanvas dan menulis di “Pohon Harapan”.

19 Januari: Sesi utama fokus pada edukasi pascabencana dan pemetaan kebutuhan psikologis anak.

21 Januari: Fokus pada pengenalan emosi melalui media menggambar perasaan.

26 Januari: Pelatihan “Kader Siaga Rumoh Pulih” untuk membekali anak-anak pengetahuan dasar pertolongan pertama dan dukungan psikologis awal.

Mengubah Trauma Menjadi Empati

Ketua pelaksana, Rahmalina Rizky Nur Azizah, menjelaskan bahwa tujuan utama program ini adalah pemulihan tanpa tekanan. “Kami ingin anak-anak merasa didengar. Pemulihan bukan tentang melupakan bencana, tetapi menguatkan kembali rasa aman dan kebersamaan,” tegasnya.

Hasilnya, partisipasi aktif anak dalam belajar dan bermain meningkat pesat. Anak-anak kini lebih berani mengekspresikan perasaan secara terbuka serta menunjukkan empati yang kuat terhadap sesama.

Dukungan Penuh dari Perangkat Desa

Datok Desa Kebun Tanjung Seumantoh, Wahyu Risma Novita, S.E., mengapresiasi kontribusi nyata mahasiswa UNY. Selain pemulihan psikis, mahasiswa KKN Kemanusiaan juga membantu pendampingan sekolah darurat, pembersihan fasilitas umum, distribusi logistik, hingga menyusun peta kerawanan banjir untuk mitigasi masa depan.

Sinergi antara mahasiswa, perangkat desa, dan masyarakat ini diharapkan menjadi fondasi bagi pemulihan berkelanjutan serta penguatan ketahanan warga Desa Kebun Tanjung Seumantoh. (01).

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN