Beranda Daerah 170 KK Terdampak Longsor dan Puting Beliung di Karanganyar

170 KK Terdampak Longsor dan Puting Beliung di Karanganyar

Dari hasil pendataan terakhir, jumlah korban terdampak longsor dan puting beliung bertambah

Bupati Karanganyar meninjau korban trrdampak puting beliung dan tanah longsor. (Dokumen BPBD)
Bupati Karanganyar meninjau korban trrdampak puting beliung dan tanah longsor. (Dokumen BPBD)


KARANGANYAR, Jatengnews.id – Korban terdampak tanah longsor dan puting beliung yang melanda wilayah Kabupaten Karanganyar bertambah.

Sebelumnya jumlah terdampak sebanyak 71 KK.  Dari hasil pendataan terakhir pada Kamis (5/3/2026) jumlah korban terdampak bertambah menjadi menyebabkan sedikitnya 170 KK.

Hal tersebutvdikatakan Kepala pelaksana BPBD Karanganyar Hendro Prayitno saat mendampingi Bupati Rober Christanto meninjau sejumlah lokasi terdampak bencana sekaligus memastikan penanganan darurat berjalan cepat. Salah satu titik yang dikunjungi adalah lokasi tanah longsor yang sempat menutup akses jalan.

“Dari hasil pendataan terakhir, jumlah korban terdampak longsor dan puting beliung bertambah,”ujarnya.

Untuk mempercepat penanganan, kata Hendro,  pemerintah daerah mengerahkan alat berat guna membersihkan material longsor yang menutup badan jalan. Upaya tersebut membuahkan hasil, sehingga akses jalan yang sempat tertutup berhasil dibuka kembali sekitar pukul 13.00 WIB.

“Bupati juga mengunjungi korban terdampak di wilayah Bangsri. Salah satu korban mengalami patah kaki dan saat ini menjalani perawatan di rumah sakit, sementara korban lainnya dirawat di rumah,”ungkapnya.

Di sisi lain, dampak bencana juga menyebabkan gangguan pasokan listrik di Kelurahan Bolong setelah sejumlah pohon tumbang mengenai jaringan listrik. Akibatnya, distribusi air bersih ikut terganggu.

Untuk mengatasi kebutuhan air bersih warga, PDAM dan BPBD erusahaan Daerah Air Minum (PDAM) melakukan dropping air bersih ke wilayah terdampak.

Sedikitnya empat lingkungan di Kelurahan Bolong menerima bantuan air bersih tersebut.

“Bupati Karanganyar juga meminta pihak PLN segera mempercepat perbaikan jaringan listrik agar pasokan listrik di wilayah terdampak dapat segera kembali normal.

Pemerintah daerah bersama tim gabungan terus melakukan penanganan dan pendataan dampak bencana guna memastikan seluruh warga terdampak mendapatkan bantuan yang dibutuhkan,”pungkasnya. (03)

Exit mobile version