KARANGANYAR, Jatengnews.id – Polres Karanganyar meningkatkan pengawasan distribusi bahan bakar minyak (BBM) dan bahan pokok penting (bapokting) guna mengantisipasi potensi penimbunan oleh spekulan menjelang Idulfitri.
Kapolres Karanganyar, AKBP Arman Sahti, mengatakan langkah tersebut dilakukan untuk menjaga stabilitas keamanan serta memastikan ketersediaan kebutuhan masyarakat di tengah berkembangnya isu global.
“Kami sudah melakukan langkah antisipasi melalui kegiatan cipta kondisi menjelang Idulfitri. Harapannya saat Idulfitri kondisi tetap aman dan kondusif,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (6/3/2026).
Selain itu, kepolisian juga melakukan pemantauan terhadap ketersediaan dan harga bapokting, mulai dari tingkat distribusi hingga penjualan di masyarakat.
Ia menegaskan, jajaran Satreskrim telah diperintahkan melakukan deteksi dini terhadap perkembangan harga maupun pasokan BBM dan bahan pokok di wilayah Karanganyar.
“Saya sudah perintahkan Satreskrim untuk memantau perkembangan harga dan pasokan, baik dari hulu hingga hilir,” katanya.
Pengawasan juga difokuskan pada sejumlah titik rawan, seperti stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) serta depo penyimpanan bahan bakar.
Berdasarkan pemantauan sementara, kondisi di Kabupaten Karanganyar masih relatif kondusif dan belum ditemukan adanya aksi panic buying di masyarakat.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak panik dengan situasi yang berkembang dan bersama-sama menjaga kondisi tetap aman dan stabil,” pungkasnya.(02)
