
KARANGANYAR, Jatengnews.id – Pemerintah Kabupaten Karanganyar menyalurkan insentif kepada Ketua RT dan RW di seluruh wilayah, sebagai bentuk apresiasi atas peran mereka sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat.
Penyerahan secara simbolis dilakukan oleh Bupati Karanganyar Rober Christanto, didampingi Wakil Bupati Adhe Eliana, Selasa (10/3/2025), yang dilanjutkan dengan pembinaan bagi para Ketua RT dan RW. Kegiatan ini difasilitasi oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) Karanganyar dan diikuti 531 peserta, termasuk kepala desa atau lurah.
Kepala Dispermades, Heru Joko Sulistyono, menjelaskan, “RT dan RW merupakan penghubung antara pemerintah dengan warga, sekaligus ujung tombak pelayanan masyarakat. Pembinaan dan insentif diberikan untuk meningkatkan kinerja serta motivasi pengurus lingkungan,” ujarnya.
Insentif yang diberikan sebesar Rp2.000.000 per Ketua RT/RW per tahun, ditambah bantuan operasional Rp500.000 per tahun. Dengan total 6.533 RT dan 1.974 RW, anggaran yang disiapkan Pemkab Karanganyar pada 2026 mencapai Rp21,2 miliar. Dana untuk desa bersumber dari Alokasi Dana Desa (ADD), sedangkan untuk kelurahan bersumber dari APBD melalui kecamatan.
Bupati Rober menekankan pentingnya peran RT dan RW sebagai pemimpin di tingkat lingkungan. “Seorang pemimpin di lingkungan harus mampu mengayomi, melindungi, dan menjadi teladan bagi warganya. Kehadiran aktif para Ketua RT dan RW sangat penting dalam membantu menyelesaikan masalah warga dan menggerakkan partisipasi masyarakat,” tegasnya.
Pembinaan dan insentif ini diharapkan dapat meningkatkan pelayanan masyarakat sekaligus memperkuat lembaga kemasyarakatan di desa dan kelurahan Kabupaten Karanganyar.(02)