
SEMARANG, Jatengnews.id – Polda Jawa Tengah (Jateng) menyiapkan tol fungsional di Exit Bawen untuk mengurai kepadatan kendaraan saat arus balik Lebaran 2026. Jalan tol tersebut rencananya dibuka secara terbatas mulai pukul 05.00 hingga 17.00 WIB.
Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Pratama Adhyasastra mengatakan pembukaan tol fungsional menjadi salah satu strategi rekayasa lalu lintas yang disiapkan selama Operasi Ketupat Candi 2026.
“Saat arus balik nanti kita juga menyiapkan Tol Fungsional di Exit Bawen yang beroperasi mulai pukul 05.00 Wib hingga pukul 17.00 WIB,” katanya dalam Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi 2026 yang digelar di Lapangan Apel Mapolda Jawa Tengah, Kota Semarang, Kamis (12/3/2026).
Menurut Pratama, rekayasa lalu lintas lain juga telah disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan selama masa mudik dan balik Lebaran. Skema tersebut antara lain penerapan one way nasional, sistem ganjil genap, pembatasan operasional kendaraan sumbu tiga, serta kemungkinan one way lokal di sejumlah jalur di Jawa Tengah.
Sementara itu, untuk tol fungsional tersebut dibuka untuk jalur A sepanjang 4,98 meter dari Exit Tol Bawen menuju arah Ambarawa.
Selama masa mudik Lebaran 2026, Polda Jateng juga bakal mengerahkan 28.980 personel, terdiri dari 22.680 personel Polri dan 6.300 personel gabungan dari berbagai instansi.
Ribuan personel itu akan ditempatkan di 219 pos pengamanan, yang terdiri dari satu pos terpusat, 18 pos terpadu, 52 pos pelayanan, dan 148 pos pengamanan di berbagai wilayah Jawa Tengah.
Personil bakal diterjunkan selama masa Operasi Ketupat Candi 2026, 13 hari, mulai 13 Maret hingga 25 Maret 2026.
Selain pengamanan jalur mudik, Polda Jawa Tengah juga menyiapkan sejumlah layanan bagi pemudik.
Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ribut Hari Wibowo mengatakan dua layanan utama yang disiapkan adalah program Valet Ride bagi pemudik sepeda motor serta chatbot digital Si Polan untuk membantu masyarakat memperoleh informasi perjalanan.
“Program Valet Ride kami siapkan sebagai alternatif perjalanan yang lebih aman bagi pemudik sepeda motor. Sementara itu, chatbot Si Polan akan membantu masyarakat memperoleh berbagai informasi lalu lintas, layanan kepolisian, hingga jalur alternatif selama perjalanan mudik,” jelas Kapolda.
Masyarakat juga dapat mengakses Call Center 110 untuk layanan darurat selama perjalanan mudik.
Melalui Operasi Ketupat Candi 2026, aparat berharap arus mudik hingga arus balik Lebaran di Jawa Tengah dapat berjalan aman dan lancar sesuai slogan “Mudik Aman, Keluarga Bahagia.” (03)