
KARANGANYAR, Jatengnews.id – Polres Karanganyar menggelar apel gelar pasukan sebagai tanda kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 dalam rangka pengamanan arus mudik dan perayaan Idul Fitri, Kamis (12/3/2026).
Apel yang berlangsung di halaman Mapolres Karanganyar tersebut dipimpin Bupati Karanganyar, Rober Christanto, selaku inspektur upacara. Kegiatan ini melibatkan personel gabungan dari kepolisian, TNI, instansi terkait, hingga relawan yang akan membantu pengamanan selama masa operasi.
Kapolres Karanganyar AKBP Arman Sahti mengatakan Operasi Ketupat 2026 akan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026.
“Dalam pelaksanaan operasi ini, kami menyiapkan sejumlah pos pengamanan dan pelayanan untuk mendukung kelancaran arus mudik di wilayah Karanganyar,” ujar Arman.
Ia menjelaskan, terdapat lima pos pengamanan dan satu pos terpadu yang disiapkan di sejumlah titik strategis. Pos terpadu ditempatkan di Alun-alun Karanganyar, sedangkan pos pengamanan berada di Pintu Tol Colomadu, Pintu Tol Kebakkramat, Tawangmangu, dan Karangpandan.
Operasi tahun ini mengusung tagline nasional “Mudik Aman, Keluarga Bahagia” dengan konsep “Safety and Hospitality” yang ditekankan oleh Polda Jawa Tengah.
“Safety berarti memberikan jaminan keamanan kepada masyarakat, baik pemudik maupun wisatawan. Sedangkan hospitality menekankan pelayanan yang ramah serta memberikan kenyamanan bagi para pengguna jalan,” jelas Kapolres.
Menurutnya, Kabupaten Karanganyar memiliki karakteristik khusus dalam pelaksanaan pengamanan mudik karena memiliki tiga peran sekaligus, yaitu sebagai daerah lintasan, tujuan mudik, serta destinasi wisata.
Sebagai daerah lintasan, Karanganyar dilalui jalur tol yang menghubungkan wilayah menuju Jawa Timur serta jalur utama menuju Kabupaten Magetan. Selain itu, Karanganyar juga menjadi tujuan para pemudik dari berbagai kota seperti Jakarta, Bandung, hingga Surabaya.
“Karanganyar juga menjadi destinasi wisata favorit selama libur Lebaran, khususnya di kawasan Tawangmangu dan Ngargoyoso, yang diperkirakan mengalami peningkatan jumlah pengunjung,” katanya.
Sementara itu, Bupati Karanganyar Rober Christanto menambahkan, selain pengamanan lalu lintas dan objek wisata, pemerintah daerah juga menyiagakan pasukan siaga bencana untuk mengantisipasi potensi bencana alam mengingat kondisi cuaca yang masih tidak menentu.
“Dengan kesiapan ini diharapkan pelaksanaan mudik dan libur Lebaran di wilayah Karanganyar dapat berjalan aman, lancar, dan nyaman bagi masyarakat,” tandasnya.(02)