SEMARANG, Jatengnews.id – Rekayasa lalu lintas kembali diperketat saat arus balik Lebaran 2026. Mulai malam ini, sistem one way lokal tahap 2 resmi diberlakukan di jalur Jalan Tol Trans Jawa, membentang panjang dari Jawa Tengah hingga Jawa Barat.
PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) menyebut kebijakan satu arah ini mulai diterapkan pukul 20.00 WIB, KM 390 ruas Tol Batang–Semarang hingga KM 70 ruas Tol Jakarta–Cikampek.
Langkah ini diambil atas diskresi kepolisian untuk mengurai lonjakan kendaraan dari arah timur menuju Jakarta yang terus meningkat pada puncak arus balik.
Dengan skema ini, kendaraan dari arah Semarang hingga Cikampek akan diarahkan satu jalur menuju Jakarta. Artinya, arus sebaliknya akan ditutup sementara untuk memaksimalkan kapasitas jalan.
Vice President Corporate Secretary & Legal JTT, Ria Marlinda Paallo mengatakan, pihaknya telah menyiapkan penyesuaian operasional di lapangan.
“Rekayasa lalu lintas ini bertujuan mengurai kepadatan dan menjaga kelancaran arus balik. Petugas kami siaga penuh di lapangan,” ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Senin (23/3/2026).
Sebelum one way penuh diterapkan, rekayasa lalu lintas sudah dimulai lebih awal melalui skema contraflow di ruas Tol Jakarta–Cikampek.
Sejak pukul 18.19 WIB, contraflow diberlakukan dari KM 70 hingga KM 36 arah Jakarta. Skema ini membuka jalur tambahan untuk menampung lonjakan kendaraan menuju ibu kota.
Penerapan bertahap ini menunjukkan tekanan arus balik yang terus meningkat sejak sore hari.
Ria menegaskan, rekayasa lalu lintas ini bersifat situasional dan akan terus dievaluasi berdasarkan kondisi di lapangan bersama pihak kepolisian.
Pengguna jalan diminta mempersiapkan perjalanan dengan matang, mulai dari kondisi kendaraan, bahan bakar, hingga saldo uang elektronik.
Selain itu, pengemudi juga diingatkan untuk tidak berhenti di bahu jalan kecuali darurat, menjaga jarak aman, serta mengikuti arahan petugas.
“Keselamatan tetap menjadi prioritas utama di tengah kepadatan arus balik,” kata Ria.
Dengan diberlakukannya one way lokal malam ini, jalur tol Trans Jawa dipastikan kembali menjadi tulang punggung pergerakan arus balik sekaligus titik krusial yang menentukan kelancaran perjalanan jutaan pemudik menuju Jakarta. (03)
