Beranda Pendidikan Pratama Arhan Lulus Sidang Skripsi, Jadi Calon Lulusan Udinus Berijazah Blockchain

Pratama Arhan Lulus Sidang Skripsi, Jadi Calon Lulusan Udinus Berijazah Blockchain

Arhan berpotensi menjadi bagian dari lulusan pertama Udinus yang menggunakan ijazah berbasis blockchain.

Pratama Arhan Alif kembali menuntaskan kewajibannya dalam Sidang Hasil Skripsi di Udinus Semarang. (Foto : Dok Udinus)
Pratama Arhan Alif kembali menuntaskan kewajibannya dalam Sidang Hasil Skripsi di Udinus Semarang. (Foto : Dok Udinus)

SEMARANG, Jatengnews.id – Pratama Arhan kembali menunjukkan keseriusannya di dunia akademik dengan menuntaskan Sidang Hasil Skripsi.

Setelah sebelumnya melewati sidang proposal, pemain yang kini memperkuat Bangkok United itu semakin dekat untuk meraih gelar sarjana di Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Dian Nuswantoro.

Pesepak bola asal Blora tersebut mengaku sempat diliputi rasa gugup saat mempresentasikan hasil penelitiannya di hadapan para penguji. Namun, rasa tegang itu berubah menjadi kelegaan setelah dinyatakan lulus dengan catatan revisi.

“Awalnya sempat deg-degan, tapi sekarang sudah selesai. Rasanya lega dan senang sekali. Tinggal menyelesaikan revisi supaya bisa segera wisuda tahun ini,” ujarnya dikutip Jumat (03/03/2026).

Dalam skripsinya, Arhan mengangkat topik yang relevan dengan dunia yang ia geluti, yakni peran brand ambassador, pemasaran media sosial, serta brand familiarity dalam meningkatkan penjualan sepatu sepak bola Mizuno. Pengalaman pribadinya sebagai atlet sekaligus brand ambassador menjadi nilai tambah dalam penelitian tersebut.

Selama menjalani perkuliahan hingga penyusunan skripsi, Arhan mengaku mendapat banyak dukungan, baik dari dosen pembimbing maupun rekan-rekannya di UKM Sepak Bola kampus. Ia juga menegaskan pentingnya pendidikan bagi atlet, mengingat karier olahraga memiliki keterbatasan waktu.

Ke depan, Arhan bahkan telah merencanakan untuk melanjutkan studi ke jenjang S-2 melalui program beasiswa yang disediakan kampus, dengan minat pada bidang Ilmu Komunikasi.

Dari sisi akademik, dosen pembimbing menyampaikan bahwa Arhan mampu menyelesaikan sidang dengan baik serta menjelaskan hasil penelitiannya secara jelas. Meski masih ada revisi, hal tersebut dinilai sebagai bagian wajar dari proses akademik.

Menariknya, Arhan berpotensi menjadi bagian dari lulusan pertama Udinus yang menggunakan ijazah berbasis blockchain. Sistem ini dirancang untuk meningkatkan keamanan dokumen akademik di era digital, sehingga ijazah tidak hanya berbentuk fisik, tetapi juga memiliki jejak digital yang transparan dan sulit dipalsukan.

Pihak kampus pun mengapresiasi kegigihan Arhan dalam menyeimbangkan karier profesional dan pendidikan. Prestasinya diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi atlet lain untuk tetap mengutamakan pendidikan sebagai bekal masa depan. (03)

Exit mobile version