Komisi B DPRD Karanganyar Desak Penetapan Dirut Definitif PDAM

Ketua Komisi B DPRD Karanganyar, Latri Listyowati, menegaskan bahwa keberadaan pimpinan definitif sangat penting guna meningkatkan kinerja perusahaan daerah, terutama dalam pelayanan kepada masyarakat.

KARANGANYAR, Jatengnews.id  — Komisi B DPRD Kabupaten Karanganyar mendesak Pemerintah Kabupaten Karanganyar segera menetapkan direktur utama definitif untuk PDAM. Hingga saat ini, posisi pimpinan tersebut masih belum terisi secara definitif.

Ketua Komisi B DPRD Karanganyar, Latri Listyowati, menegaskan bahwa keberadaan pimpinan definitif sangat penting guna meningkatkan kinerja perusahaan daerah, terutama dalam pelayanan kepada masyarakat.

“Kami mengharapkan pemerintah segera mengisi posisi direktur secara definitif supaya kinerja ke depan lebih optimal dan maksimal. Saat ini masih ada beberapa keluhan dari masyarakat terkait pelayanan PDAM,” ujarnya, Sabtu (4/4/2026).

Menurutnya, status kepemimpinan yang masih sementara membuat sejumlah program kerja belum berjalan maksimal. Ia menilai, dengan adanya direktur definitif, berbagai persoalan dapat ditangani lebih serius dan terarah.

“Kalau belum definitif, tentu kerja-kerjanya juga tidak maksimal. Karena itu kami mendesak pemerintah Kabupaten Karanganyar untuk segera menetapkan direktur definitif,” tegasnya.

Selain itu, Komisi B juga menyoroti pengelolaan sumber air di wilayah Kecamatan Jenawi yang dinilai masih perlu pembenahan. Salah satu langkah yang dianggap penting adalah melakukan perubahan atau adendum dalam perjanjian pengelolaan.

“PR yang cukup berat adalah terkait pengelolaan di Jenawi kemarin. Harus ada perubahan atau adendum kesepakatan pengelolaan. Itu sangat penting sehingga memang dibutuhkan direktur yang definitif,” jelasnya.

Latri menambahkan, dengan adanya pimpinan definitif serta perbaikan perjanjian kerja sama, potensi pendapatan dari pengelolaan air diharapkan dapat kembali optimal.

“Kalau nanti sudah definitif dan ada perjanjian adendum yang segera dilaksanakan, potensi pendapatan dari pengelolaan air itu minimal bisa kembali seperti semula,” pungkasnya.(02)

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN