
SALATIGA, Jatengnews.id – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Salatiga kembali mempertegas komitmennya dalam menerangi pelosok negeri. Melalui inisiatif sosial terbaru, PLN menyalurkan bantuan sambung listrik gratis kepada empat warga prasejahtera guna meningkatkan taraf hidup melalui akses energi yang merata.
PLN menghimpun dana program ini dari hasil penjualan sembako murah selama bulan suci Ramadan. Sinergi antara aksi korporasi dan kepedulian sosial ini membuktikan bahwa semangat berbagi para pegawai serta pelanggan mampu menghadirkan manfaat jangka panjang bagi warga yang membutuhkan.
Manager PLN UP3 Salatiga, Vicky Reandry Faradian, menjelaskan bahwa program ini menyasar warga yang selama ini belum memiliki akses listrik mandiri. Saat ini, empat pelanggan kategori kurang mampu telah resmi menikmati listrik dengan daya daya 450 VA.
“Kami berharap program sambung listrik gratis ini tidak hanya memberikan penerangan di malam hari, tetapi juga menstimulasi peningkatan kualitas hidup dan produktivitas ekonomi para penerima manfaat secara berkelanjutan,” papar Vicky.
Pariyan, warga Dusun Gamol, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya kepada PLN. Sebagai buruh tani, ia sebelumnya harus menumpang listrik dari rumah anaknya. Kendala Lama: Harus bergantian saat memasak nasi karena daya yang terbatas. Sedangkan Kondisi Sekarang: Memiliki akses listrik mandiri berkat bantuan PLN.
Senada dengan Pariyan, Woro, seorang ibu rumah tangga, tidak dapat menyembunyikan rasa harunya. Sebelumnya, ia harus menyambung listrik dari tetangga. Kendala Lama: Harus menunggu tengah malam untuk menggunakan listrik agar tidak terjadi korsleting (jeglek). Sedangkan Kondisi Sekarang: Penggunaan listrik menjadi lebih mudah dan fleksibel.
Ketua RT setempat, Siswadi, berharap bantuan ini memberikan dampak positif yang nyata bagi warganya. Ia meyakini bahwa kehadiran listrik mandiri akan membantu anak-anak sekolah belajar lebih nyaman di malam hari. Selain itu, fasilitas umum yang kini telah terang benderang diharapkan mampu menghidupkan kembali semangat gotong royong warga. (01).