Beranda Daerah Dukungan Wali Kota Semarang untuk Korban Begal Halmahera, Harapan Akan Rasa Aman...

Dukungan Wali Kota Semarang untuk Korban Begal Halmahera, Harapan Akan Rasa Aman Menguat

Kehadiran Wali Kota Semarang tersebut menjadi simbol kedekatan pemerintah dengan masyarakat.

Yovita Haryanto, korban pembegalan di Jalan Halmahera, saat menerima kunjungan Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, di kediamannya di Kelurahan Karangtempel, Sabtu (11/4/2026). (Foto : Dok Pemkot Semarang)
Yovita Haryanto, korban pembegalan di Jalan Halmahera, saat menerima kunjungan Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, di kediamannya di Kelurahan Karangtempel, Sabtu (11/4/2026). (Foto : Dok Pemkot Semarang)

SEMARANG, Jatengnews.id – Yovita Haryanto, korban pembegalan di Jalan Halmahera, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasinya saat menerima kunjungan Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, di rumahnya di Kelurahan Karangtempel, Sabtu (11/4/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Yovita mengungkapkan rasa syukur atas perhatian serta respons cepat yang diberikan oleh Pemerintah Kota Semarang. Ia menilai langkah sigap dari pihak pemerintah sangat membantu dalam menangani situasi yang dihadapinya. “Saya berterima kasih kepada Bu Agustin yang sudah datang dan bergerak cepat menyelesaikan permasalahan ini,” ujarnya.

Lebih lanjut, Yovita berharap kejadian yang menimpanya dapat menjadi pelajaran bersama, khususnya dalam meningkatkan keamanan lingkungan. Ia menginginkan agar masyarakat bisa merasakan perlindungan yang lebih baik ke depannya. “Semoga ini jadi pembelajaran untuk kita semua agar keamanan semakin ditingkatkan, sehingga kita merasa lebih aman dan tidak khawatir akan kejadian serupa,” tuturnya.

Ia juga memberikan pesan khusus kepada perempuan agar tetap percaya diri dalam menentukan pilihan hidup. Menurutnya, setiap keputusan harus dijalani dengan tanggung jawab, disertai keyakinan bahwa Tuhan akan memberikan perlindungan. “Apa pun pilihan kalian, yakinlah Tuhan akan menjaga, baik saat maju maupun mundur, yang penting bertanggung jawab atas keputusan tersebut,” tambahnya.

Peristiwa pembegalan yang dialami Yovita terjadi pada Minggu (5/4) pagi di kawasan Jalan Halmahera, Semarang Timur. Saat itu, ia menjadi korban penjambretan yang disertai kekerasan menggunakan senjata tajam hingga menyebabkan luka dan membutuhkan perawatan medis.

Kunjungan Wali Kota dilakukan untuk memberikan dukungan moral sekaligus memastikan kondisi korban pascakejadian. Dalam kesempatan itu, Agustina juga menyerahkan bantuan berupa sembako dan uang santunan sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap warganya yang tertimpa musibah.

Kehadiran Wali Kota Semarang tersebut menjadi simbol kedekatan pemerintah dengan masyarakat. Diharapkan, perhatian yang diberikan dapat membantu proses pemulihan korban serta mendorong terciptanya lingkungan yang lebih aman dan kondusif bagi seluruh warga. (ADV)

Exit mobile version