Beranda Daerah DPRD Karanganyar Bentuk Tiga Pansus Bahas LKPJ 2025

DPRD Karanganyar Bentuk Tiga Pansus Bahas LKPJ 2025

Langkah ini dilakukan untuk menelaah pelaksanaan program pemerintahan selama satu tahun terakhir.

gedung DPRD Karanganyar
Gedung DPRD Karanganyar. (Foto:Iwan)

KARANGANYAR, Jatengnews.id  – DPRD Kabupaten Karanganyar mulai membahas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tahun Anggaran 2025 dengan membentuk tiga panitia khusus (pansus). Langkah ini dilakukan untuk menelaah pelaksanaan program pemerintahan selama satu tahun terakhir.

Ketua Pansus II, Suyono, menyampaikan bahwa seluruh pansus memiliki peran masing-masing dalam mengkaji LKPJ yang sebelumnya telah disampaikan dalam rapat paripurna.

“Total ada tiga pansus yang membahas LKPJ. Kebetulan saya berada di Pansus II,” ujarnya usai rapat pansus, Senin (13/4/2026).

Ia menjelaskan, Pansus II secara umum fokus pada urusan pemerintahan wajib, baik yang berkaitan langsung dengan pelayanan dasar masyarakat maupun yang tidak.

Pada hari pertama, pansus baru melakukan rapat internal antaranggota. Selanjutnya, mereka akan mengundang organisasi perangkat daerah (OPD) terkait guna mendalami isi laporan tersebut.

“Besok rencananya kami akan mengundang OPD-OPD terkait untuk mendalami lebih jauh terkait LKPJ yang telah disampaikan,” jelasnya.

Setelah seluruh proses pembahasan selesai, hasil dari masing-masing pansus akan disinkronkan sebelum dibawa ke rapat paripurna DPRD. Pada tahap akhir, pansus akan memberikan sejumlah rekomendasi kepada Bupati Karanganyar sebagai bahan evaluasi dan perbaikan kinerja ke depan.

Suyono menambahkan, dalam pembahasan lanjutan diperkirakan akan muncul sejumlah catatan penting, khususnya terkait pelayanan dasar kepada masyarakat.

“Pasti ada beberapa hal yang perlu dibahas lebih dalam dan mungkin perlu perbaikan di beberapa OPD,” katanya.

Ia menegaskan, setiap program dan penggunaan anggaran pemerintah daerah harus memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Yang terpenting setiap anggaran yang digunakan harus benar-benar berdampak pada kesejahteraan masyarakat Karanganyar,” tandasnya.(02)

Exit mobile version