Beranda Daerah Komisi B Soroti Turunnya Kunjungan Wisata di Karanganyar

Komisi B Soroti Turunnya Kunjungan Wisata di Karanganyar

pemerintah daerah juga didorong untuk menghadirkan kebijakan inovatif yang mampu memberikan kenyamanan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Air Terjun Jumog
Wisata Air Terjun Jumog Karanganyar. (Foto:ist)

KARANGANYAR, Jatengnews.id  – Komisi B DPRD Karanganyar menyoroti turunnya tingkat kunjungan wisatawan selama periode Lebaran 2026. Pemerintah daerah diminta segera melakukan berbagai langkah inovatif guna mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya melalui pembenahan infrastruktur, penguatan sektor UMKM, serta pembaruan destinasi wisata.

Ketua Komisi B DPRD Karanganyar, Latri Listyowati, menyampaikan hal tersebut usai rapat panitia khusus (Pansus) LKPJ bupati tahun anggaran 2025, Selasa (14/4/2026).

Ia menegaskan bahwa perbaikan infrastruktur jalan menjadi salah satu langkah mendesak yang harus segera direalisasikan.

“Perbaikan jalan sangat penting karena berpengaruh langsung terhadap mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi,” ujarnya.

Selain itu, pemerintah daerah juga didorong untuk menghadirkan kebijakan inovatif yang mampu memberikan kenyamanan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Dukungan tersebut diharapkan dapat diwujudkan melalui program pendampingan, kemudahan akses usaha, hingga kolaborasi dalam berbagai kegiatan ekonomi.

“Dukungan kepada UMKM harus diperkuat, baik dari sisi pendampingan maupun kemudahan akses usaha,” jelasnya.

Di sektor pariwisata, Karanganyar dinilai perlu melakukan pembaruan terhadap sejumlah objek wisata yang telah lama beroperasi. Menurut Latri, inovasi sangat diperlukan agar destinasi wisata tetap relevan dan mampu menarik minat pengunjung.

“Destinasi wisata yang sudah lama perlu diperbarui agar tidak ketinggalan zaman. Harus ada inovasi supaya wisatawan tetap tertarik datang,” tegasnya.

Selain pembaruan destinasi, aspek promosi juga menjadi perhatian. Pemerintah daerah didorong untuk lebih aktif mempromosikan potensi wisata melalui berbagai kegiatan seperti event budaya, seni, dan festival daerah. Pemanfaatan platform digital juga dinilai penting untuk menjangkau pasar yang lebih luas.

“Promosi harus digencarkan, baik melalui media online maupun dengan menggandeng konten kreator. Ini penting agar wisata di Karanganyar lebih dikenal luas,” tandasnya.

Ia berharap, dengan strategi yang tepat serta dukungan terhadap pelaku usaha dan pengelola wisata, sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Karanganyar dapat kembali meningkat dan memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah.(02)

Exit mobile version