KARANGANYAR, Jatengnews.id — Hujan deras yang mengguyur wilayah Karanganyar pada Selasa (14/4/2026) menyebabkan sejumlah titik tergenang, terutama di kawasan bantaran Sungai Bengawan Solo.
Salah satu wilayah terdampak adalah Dusun Daleman, Desa Sanggrahan, Kecamatan Jaten.
Genangan air di kawasan tersebut sempat mencapai ketinggian sekitar satu meter, khususnya pada permukiman yang berada paling dekat dengan aliran sungai. Dari total 40 kepala keluarga atau 136 jiwa yang tinggal di Dusun Daleman, tercatat sekitar 15 kepala keluarga atau 49 jiwa terdampak langsung oleh banjir.
Kepala BPBD Karanganyar, Hendro Prasetyo, mengatakan bahwa kondisi air sempat meningkat pada pagi hari, namun berangsur surut pada siang harinya.
“Air sempat naik tadi pagi, tetapi pada siang hari ini sudah mulai berangsur surut. Petugas dari pemerintah kecamatan bersama aparat terkait langsung turun ke lokasi untuk melakukan pemantauan kondisi warga,” ujarnya.
Ia menambahkan, secara umum kondisi wilayah Karanganyar pada Rabu (15/4/2026) terpantau aman dan terkendali. Meski demikian, petugas tetap melakukan pemantauan serta menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak, termasuk kebutuhan makanan.
Selain merendam permukiman, luapan air Sungai Bengawan Solo juga sempat menggenangi jalan penghubung antar desa di Kecamatan Kebakramat.
Pihak BPBD mengimbau masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran sungai untuk tetap waspada terhadap kemungkinan kenaikan debit air, terutama jika hujan kembali turun dengan intensitas tinggi.(02)
