Beranda Pendidikan Ratusan Santri Unjuk Gigi di FASI IX Randublatung, Peserta Lomba Adzan Membludak!

Ratusan Santri Unjuk Gigi di FASI IX Randublatung, Peserta Lomba Adzan Membludak!

Sebanyak 360 peserta dari 54 lembaga pendidikan di seluruh Kecamatan Randublatung memadati lokasi acara di kompleks MTs dan SMK PSM Randublatung.

suasana keceriaan perserta lomba FASI IX Randublatung 2026
Para peserta menunjukkan bakat di hadapan para juri dalam kegiatan FASI IX Randublatung 2026, Minggu (19/4/2026). (Foto: JN)

BLORA, Jatengnews.id – Badan Koordinator (Badko) TPQ Randublatung, Kabupaten Blora sukses menggelar Festival Anak Sholeh Indonesia (FASI) IX pada Minggu (19/4/2026). Sebanyak 360 peserta dari 54 lembaga pendidikan di seluruh Kecamatan Randublatung memadati lokasi acara di kompleks MTs dan SMK PSM Randublatung.

Ketua Panitia FASI IX, Ustad Muji Hartono, mengungkapkan bahwa antusiasme tahun ini mengalami lonjakan drastis dibandingkan tahun sebelumnya. Tercatat, kategori lomba Adzan menjadi yang paling diminati.

“Antusiasme peserta naik hingga 360 anak. Bahkan, untuk lomba Adzan saja pesertanya mencapai 70 orang. Kami berharap FASI IX menjadi wadah anak-anak untuk mengasah kreatifitas, kemandirian, dan ketaqwaan sejak dini,” ujar Ustad Muji saat membuka acara bersama jajaran Forkopimcam Randublatung.

Daftar Lomba FASI IX Randublatung

Kegiatan tahunan Badko LPQ Randublatung ini menghadirkan beragam cabang lomba yang menguji kemampuan religius dan seni para santri, antara lain, Bidang Al-Qur’an: Tartil, Tahfidz Juz Amma, Murottal, dan Cerdas Cermat Al-Qur’an (CCQ). Bidang Praktik Ibadah: Adzan & Iqomah, Peragaan Sholat, serta Ikrar.

Selain itu, Bidang Seni & Dakwah: Puitisasi Terjemah Al-Qur’an, Nasyid Islami, Ceramah Agama Islam, Cerita Islami, dan Mewarnai Gambar.

Ketua Badko LPQ Randublatung, Ahmad Agus Tri Hananto, menegaskan bahwa FASI bukan sekadar kompetisi biasa. Agenda rutin ini bertujuan untuk melahirkan kader-kader muslim yang berkualitas, khususnya di bidang pendidikan Islam.

“Kami ingin melalui momentum ini, semangat para guru dalam membina santri semakin meningkat. Ini adalah investasi jangka panjang untuk mencetak generasi cerdas yang islami,” pungkasnya. (01).

Exit mobile version