SEMARANG, Jatengnews.id – Tanjakan Silayur Ngaliyan kembali memakan korban. Sebuah truk terguling pada Rabu (22/4/2026) dini hari sekitar pukul 02.20 WIB, yang mengakibatkan arus lalu lintas menuju kawasan BSB City terganggu. Insiden ini menambah daftar panjang kecelakaan di lokasi yang sama sepanjang bulan April ini.
Truk Hino hijau bernomor polisi B 9262 BYY tersebut sedang dalam perjalanan dari Tangerang menuju kawasan industri BSB City. Meski melintas pada jam operasional resmi (pukul 23.00–05.00 WIB), truk bermuatan olahan triplek tersebut gagal menanjak tepat di depan Silayur Park hingga akhirnya terguling.
“Lokasi kecelakaan persis di depan Silayur Park. Truk bermuatan triplek dari Tangerang menuju BSB,” jelas Kepala Bidang Pengendalian dan Penertiban Dinas Perhubungan Kota Semarang, Dody Febriyanto.
Badan kendaraan yang terguling menutupi sebagian lajur arah BSB City, sehingga menghambat laju kendaraan lain yang melintas di jam-jam awal kejadian.
Muatan berat material olahan triplek diduga menjadi penyebab utama truk gagal menaklukkan medan curam Silayur. Kawasan ini memang terkenal sebagai titik rawan bagi kendaraan berat yang kelebihan beban atau mengalami gangguan teknis saat menanjak.
Segera setelah kejadian, petugas gabungan dari Dinas Perhubungan Kota Semarang dan Satlantas Polrestabes Semarang menerapkan rekayasa lalu lintas dua arah.
“Kami melakukan rekayasa dua arah karena posisi truk menutup akses jalan utama,” tambah Dody. Selain itu, Unit Lalu Lintas Polsek Ngaliyan juga turun ke lokasi untuk mempercepat proses evakuasi dan menormalisasi arus kendaraan.
Pihak berwenang kembali mengingatkan para pengguna jalan, khususnya pengemudi kendaraan bermuatan berat, untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintasi Tanjakan Silayur.
“Kami mengimbau pengendara agar lebih berhati-hati dan memastikan kondisi kendaraan prima saat melintas di Silayur Ngaliyan,” pungkas Dody. (01).
