Beranda Daerah 10 Gubernur MPU Gelar Rapat Kerja di Semarang, Bahas Swasembada Pangan dan...

10 Gubernur MPU Gelar Rapat Kerja di Semarang, Bahas Swasembada Pangan dan Ketahanan Energi 2026

Pertemuan tersebut akan memfokuskan pembahasan pada penguatan kerja sama di sektor pangan dan energi antarwilayah.

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi dan Sekda Jateng Sumarno
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi dan Sekda Jateng Sumarno (Foto:ist)

SEMARANG, Jatengnews.id  – Sebanyak 10 gubernur yang tergabung dalam Forum Kerja Sama Daerah Mitra Praja Utama (MPU) dijadwalkan menggelar rapat kerja gabungan di Kota Semarang, Jawa Tengah, pada 11–12 Mei 2026.

Pertemuan tersebut akan memfokuskan pembahasan pada penguatan kerja sama di sektor pangan dan energi antarwilayah.

Forum ini melibatkan provinsi DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta, Lampung, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, serta Jawa Tengah sebagai tuan rumah.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Jawa Tengah, Iwanuddin Iskandar, mengatakan kegiatan ini juga berpotensi mengundang tambahan dua provinsi lain.

“Rencananya selain 10 gubernur MPU, kami juga mengundang Maluku Utara dan Riau untuk memperluas sinergi kerja sama antarwilayah,” ujarnya di Semarang, Senin (27/4/2026).

Rapat kerja tahun ini mengusung tema “Sinergi MPU 2026: Memperkuat Konektivitas Antarwilayah Menuju Swasembada Pangan dan Ketahanan Energi Nasional.” Tema tersebut menegaskan pentingnya kolaborasi daerah dalam menghadapi tantangan global, khususnya di sektor pangan dan energi.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menekankan bahwa forum MPU harus menghasilkan capaian konkret, bukan sekadar pertemuan seremonial.

“Jangan sampai hanya jadi agenda kumpul rutin. Kita harus pastikan ada output yang jelas, terutama dalam bentuk kerja sama nyata antarprovinsi,” tegasnya.

Ia juga meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di masing-masing wilayah untuk memperkuat koordinasi teknis sebelum penandatanganan kerja sama dilakukan.

“Kita harus jemput bola ke OPD terkait. Semua konsep kerja sama harus matang sejak awal agar implementasinya tidak berhenti di atas kertas,” tambahnya.

Selain rapat gubernur, kegiatan ini juga akan disinergikan dengan Central Java Investment Business Forum (CJIBF) 2026 serta Business Matching Forum MPU. Forum tersebut akan mempertemukan pemerintah daerah, BUMD, pelaku usaha, dan UMKM dari seluruh provinsi anggota MPU.

Menurut Pemprov Jawa Tengah, integrasi kegiatan ini diharapkan mampu membuka peluang investasi lebih luas sekaligus mempercepat penguatan rantai pasok pangan dan energi di tingkat regional.

“Ini momentum penting bagi Jawa Tengah untuk memperkuat perannya sebagai penggerak kerja sama ekonomi antardaerah,” ujar Iwanuddin.

Forum MPU 2026 juga diharapkan menjadi langkah strategis menuju penguatan swasembada pangan nasional, khususnya pada komoditas padi, jagung, dan kedelai, yang menjadi fokus utama pengembangan sektor pertanian di kawasan tersebut.(02)

Exit mobile version