Efisiensi Bukan Sekadar Irit, Ini Tips dari Honda Pengendara Lebih Aman

Honda masih menjadi salah satu acuan dalam hal konsumsi bahan bakar. Teknologi seperti PGM-FI dan eSP+ menjadi tulang punggung efisiensi tersebut.

SEMARANG, Jatengnews.id — Efisiensi bahan bakar selama ini kerap dipahami sebatas keunggulan ekonomis. Namun di balik itu, ada dimensi lain yang mulai mendapat perhatian, yakni kaitannya dengan keselamatan berkendara.

Instruktur safety riding dari Astra Motor Jateng, Oke Desiyanto, menilai motor dengan tingkat efisiensi tinggi secara tidak langsung membentuk pola berkendara yang lebih aman.

“Desain motor yang irit itu bukan hanya soal konsumsi bahan bakar. Ada rekayasa yang membuat pengendara lebih mudah mengontrol kendaraan,” ujarnya.

Di pasar domestik, Honda masih menjadi salah satu acuan dalam hal konsumsi bahan bakar. Teknologi seperti PGM-FI dan eSP+ menjadi tulang punggung efisiensi tersebut.

Namun, menurut Oke, keunggulan itu tidak berdiri sendiri. Ada pendekatan teknis yang berdampak langsung pada perilaku berkendara.

Pertama, karakter mesin yang cenderung linear membuat respons tenaga lebih mudah diprediksi. Kondisi ini dinilai penting untuk meminimalkan risiko kehilangan kendali, terutama saat bermanuver di lalu lintas padat.

Kedua, bobot kendaraan yang relatif ringan turut berpengaruh pada kelincahan serta efektivitas pengereman. “Motor yang ringan membantu pengendara mengambil keputusan lebih cepat di situasi darurat,” kata dia.

Selain aspek mekanis, fitur juga berperan dalam membangun kebiasaan berkendara. Salah satunya Eco Indicator yang mendorong pengendara menjaga kecepatan stabil.

Di sisi lain, teknologi seperti Idling Stop System dan ACG Starter berkontribusi pada kenyamanan dengan mengurangi getaran dan kebisingan mesin. Hal ini dinilai dapat menekan tingkat kelelahan saat berkendara.

Oke menambahkan, pendekatan efisiensi sejatinya dapat dipandang sebagai bagian dari strategi keselamatan.

“Ketika pengendara terbiasa berkendara halus dan stabil, potensi risiko di jalan juga ikut menurun,” ujarnya.

Dengan demikian, efisiensi tidak hanya berdampak pada penghematan biaya, tetapi juga berperan dalam membentuk gaya berkendara yang lebih terkendali—sebuah aspek yang kian relevan di tengah tingginya mobilitas di jalan raya.(03)

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN