Beranda Daerah Api Kembali Mengamuk di Kawasan Johar, Pasar Kanjengan Semarang Dilalap Si Jago...

Api Kembali Mengamuk di Kawasan Johar, Pasar Kanjengan Semarang Dilalap Si Jago Merah

Kebakaran ini kembali mengingatkan publik pada peristiwa serupa yang pernah terjadi di kawasan Johar

Ilustrasi kebakaran pasar. (Foto : Dok Gemini AI)
Ilustrasi kebakaran pasar. (Foto : Dok Gemini AI)

SEMARANG, Jatengnews.id – Peristiwa kebakaran kembali terjadi di kawasan pasar tradisional Kota Semarang. Kali ini, api melanda Pasar Kanjengan yang berada di kompleks Johar pada Rabu malam (29/4/2026) sekitar pukul 22.57 WIB.

Kobaran api yang cepat membesar menimbulkan kepanikan warga sekitar dan para pedagang.

Dalam video yang beredar, terlihat api sudah menjalar cukup luas saat pertama kali terdokumentasi. Asap hitam pekat membumbung tinggi ke udara, sementara warga berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya. Beberapa di antaranya terlihat menggunakan ember dan alat sederhana lain untuk mencegah api semakin meluas sebelum petugas tiba.

Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Semarang bergerak cepat setelah menerima laporan kejadian. Berdasarkan laporan sementara, setidaknya empat unit armada pemadam kebakaran langsung dikerahkan ke lokasi guna menjinakkan si jago merah. Petugas berjibaku memadamkan api agar tidak merembet ke bangunan lain di sekitar kawasan pasar yang padat.

Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui. Petugas masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan sumber api serta potensi kerugian yang ditimbulkan. Belum ada informasi resmi terkait korban jiwa maupun jumlah kios yang terdampak.

Kebakaran ini kembali mengingatkan publik pada peristiwa serupa yang pernah terjadi di kawasan Johar. Pada tahun 2015, Pasar Johar dilalap api hebat yang menghanguskan bangunan bersejarah karya arsitek Belanda, Thomas Karsten. Tragedi tersebut menyebabkan ribuan pedagang kehilangan tempat usaha dan harus direlokasi.

Para pedagang kemudian dipindahkan ke lokasi darurat di lahan milik Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT). Namun, nasib kurang beruntung kembali menimpa ketika pasar darurat tersebut juga mengalami kebakaran pada Februari 2022.

Rentetan kejadian ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan pedagang dan masyarakat. Mereka berharap adanya langkah konkret dari pemerintah untuk meningkatkan sistem keamanan, khususnya pencegahan kebakaran di kawasan pasar tradisional yang rawan.

Peristiwa kebakaran di Pasar Kanjengan menjadi pengingat bahwa kewaspadaan dan kesiapsiagaan terhadap risiko kebakaran harus terus ditingkatkan, terutama di area dengan aktivitas ekonomi tinggi dan bangunan yang saling berdekatan.(03)

Exit mobile version