Beranda Daerah Dinkop Jateng: 6.271 Koperasi Sudah Berjalan, Capai 73 Persen

Dinkop Jateng: 6.271 Koperasi Sudah Berjalan, Capai 73 Persen

Angka ini sudah melampaui target nasional yang ditetapkan sebesar 60 persen.

Kepala Dinas Koperasi Jateng Eddy
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Tengah adalah Eddy Sulistiyo Bramiyanto saat diwawancara wartawan, Rabu (6/5/2026). (Foto: JN)

SEMARANG, Jatengnews.id – Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Tengah adalah Eddy Sulistiyo Bramiyanto menyampaikan bahwa perkembangan koperasi di Jawa Tengah menunjukkan capaian yang cukup signifikan.

“Saat ini capaian sudah mencapai sekitar 73 persen. Dari total 8.523 koperasi yang ada di Jawa Tengah, sebanyak 6.271 koperasi telah berjalan. Angka ini sudah melampaui target nasional yang ditetapkan sebesar 60 persen,” ujarnya dalam Workshop Media “Cerita Koperasi Desa Jadi Berita Bermakna” yang digelar oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) di Aston Inn Pandanaran Semarang, Rabu (6/5/2026).

Ia menambahkan, pihaknya akan terus mengoptimalkan pengurus koperasi yang belum berjalan maksimal. Masih terdapat sekitar 27 persen koperasi yang perlu didorong agar dapat berkembang dan beroperasi dengan baik.

“Kami terus mendorong teman-teman pengurus agar mampu meningkatkan kinerja koperasi, sehingga ke depan angka pertumbuhan bisa semakin meningkat,” jelasnya.

Menurutnya, sejak awal koperasi telah menjalankan berbagai aktivitas usaha di berbagai sektor yang memberikan manfaat langsung bagi anggota. Dukungan permodalan dan peran aktif pengurus dinilai menjadi kekuatan utama dalam mengembangkan koperasi.

“Pengurus koperasi ini luar biasa. Mereka bekerja dengan semangat sebagai pejuang ekonomi kerakyatan, melayani anggota dan menggerakkan potensi lokal,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pengurus koperasi dengan pemerintah kelurahan serta berbagai pihak lainnya. Dengan kolaborasi tersebut, diharapkan koperasi mampu tumbuh lebih mandiri dan memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.

“Ke depan, kami berharap dalam lima tahun mendatang, masyarakat semakin memahami manfaat koperasi. Potensi lokal harus terus dikembangkan agar kemandirian ekonomi daerah bisa terwujud,” pungkasnya. (01).

Exit mobile version