Beranda Daerah Jumat Bersih Bersama Warga, KKN UIN Walisongo Hidupkan Gerakan ‘Resik Masjid’ di...

Jumat Bersih Bersama Warga, KKN UIN Walisongo Hidupkan Gerakan ‘Resik Masjid’ di Desa Geneng

Mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang rutin membersihkan masjid dan mushola di Desa Geneng untuk mendukung kenyamanan ibadah masyarakat

resik masjid Mahasiswa KKN UIN Walisongo
Mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang bersama warga melakukan kegiatan bersih-bersih di Masjid Baitul Izzah, pada Jumat (8/5/2026)(Foto: Dok KKN).

Demak, JatengNews.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Walisongo Semarang mengadakan program “Resik Masjid” di Desa Geneng, Kecamatan Mijen, Kabupaten Demak, Jumat (8/05/2025).

Kegiatan ini sebagai upaya menciptakan lingkungan ibadah yang bersih, nyaman, dan kondusif bagi masyarakat.

Program tersebut dilaksanakan karena tingginya aktivitas keagamaan warga Desa Geneng. Berbagai kegiatan seperti pengajian rutin, tadarus, hingga ibadah bersama rutin digelar dan melibatkan seluruh lapisan masyarakat, mulai dari orang tua hingga anak-anak dan remaja.

Masjid dan mushola pun menjadi pusat kegiatan sosial dan keagamaan warga desa.

Melihat kondisi tersebut, mahasiswa KKN menghadirkan program “Resik Masjid” sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat sekaligus upaya meningkatkan kesadaran pentingnya menjaga kebersihan tempat ibadah.

Desa Geneng memiliki satu masjid utama, yakni Masjid Baitul Izzah serta 14 mushola yang tersebar di seluruh wilayah desa.

Banyaknya tempat ibadah tersebut mendorong mahasiswa KKN untuk ikut berkontribusi menjaga kebersihan dan kenyamanannya agar masyarakat dapat beribadah dengan lebih khusyuk.

Kegiatan “Resik Masjid” difokuskan di Masjid Baitul Izzah dan dilaksanakan rutin setiap Jumat pagi sebelum salat Jumat.

Mahasiswa KKN bersama warga membersihkan area dalam masjid, menyapu dan mengepel lantai, membersihkan karpet, merapikan tempat wudhu, hingga membersihkan halaman sekitar masjid.

Selain di masjid utama desa, mahasiswa KKN juga mengadakan kegiatan bersih-bersih mushola secara rutin setiap dua minggu sekali dengan sistem bergilir di beberapa mushola di Desa Geneng.

Program tersebut mendapat sambutan positif dari pengurus Masjid Baitul Izzah dan masyarakat sekitar. Apresiasi disampaikan saat mahasiswa KKN melakukan sowan atau kunjungan kepada pengurus masjid.

Pengurus masjid menilai kegiatan “Resik Masjid” sebagai program positif yang memberikan manfaat nyata bagi warga desa.

Melalui program ini, mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang berharap dapat memperkuat nilai gotong royong, kepedulian sosial, serta budaya menjaga kebersihan bersama di lingkungan masyarakat Desa Geneng.

Exit mobile version