
Demak, JatengNews.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Walisongo Semarang Posko 21 menggelar kegiatan Sosialisasi Sekolah Pasar Modal di SMA Negeri 1 Wedung pada Senin-Selasa, (6–7/04/2026).
Kegiatan edukasi tersebut berlangsung selama dua hari dan diikuti antusias oleh para siswa.
Program ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN dalam meningkatkan literasi keuangan dan pemahaman investasi di kalangan pelajar.
Di tengah berkembangnya tren investasi di era digital, mahasiswa menilai penting adanya edukasi mengenai investasi yang aman, legal, dan bermanfaat sejak usia muda.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN UIN Walisongo memberikan materi mengenai pengenalan pasar modal, pentingnya investasi, risiko investasi ilegal, hingga cara sederhana memulai investasi dari uang saku pelajar.
Suasana sosialisasi berlangsung interaktif dan komunikatif. Para siswa tampak aktif bertanya mengenai dunia saham, investasi digital, hingga tips mengelola uang agar lebih produktif dan tidak hanya digunakan untuk kebutuhan konsumtif.
Salah satu mahasiswa pemateri menyampaikan bahwa generasi muda perlu memiliki pemahaman finansial yang baik untuk menghadapi perkembangan ekonomi modern yang semakin dinamis.
“Kami ingin memberikan sudut pandang kepada siswa bahwa investasi bukan sesuatu yang sulit atau hanya untuk orang dewasa. Justru dari usia sekolah penting mulai belajar mengelola uang dengan bijak agar lebih siap menghadapi tantangan ekonomi di masa depan,” ujarnya.
Mahasiswa KKN juga mengingatkan siswa agar lebih waspada terhadap maraknya investasi bodong yang banyak beredar melalui media sosial dan platform digital.
Para peserta diajak mengenali ciri-ciri investasi legal serta pentingnya mencari informasi dari sumber terpercaya sebelum berinvestasi.
Kegiatan semakin menarik saat sesi diskusi dibuka. Banyak siswa mengaku baru mengetahui bahwa investasi dapat dimulai dari nominal kecil dan dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan.
Ridwan, salah satu siswa SMA Negeri 1 Wedung, mengaku mendapatkan wawasan baru setelah mengikuti kegiatan tersebut.
“Kegiatan ini seru dan menambah wawasan baru bagi kami. Awalnya saya berpikir investasi hanya untuk orang yang sudah bekerja, ternyata pelajar juga penting belajar mengelola uang dan memahami pasar modal sejak dini,” katanya.
Pihak sekolah turut memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut karena dinilai relevan dengan kebutuhan generasi muda saat ini.
Salah satu tenaga pendidik SMA Negeri 1 Wedung, Novita Maulida, menilai sosialisasi pasar modal mampu membuka wawasan siswa mengenai pengelolaan keuangan di era modern.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat karena memberikan pengetahuan baru kepada siswa terkait dunia investasi dan pengelolaan keuangan. Harapannya siswa dapat lebih bijak dalam mengatur keuangan sejak usia muda,” ungkapnya.
Selama dua hari pelaksanaan, kegiatan berlangsung tertib, penuh semangat, dan mendapat respons positif dari peserta.
Kehadiran mahasiswa KKN dinilai mampu menghadirkan suasana belajar yang lebih dekat dengan dunia generasi muda sehingga materi lebih mudah dipahami.
Melalui program Sosialisasi Sekolah Pasar Modal ini, mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang Posko 21 berharap dapat menumbuhkan kesadaran finansial di kalangan pelajar sejak usia dini.
Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu mendorong lahirnya generasi muda yang cerdas, kritis, dan bijak dalam mengelola keuangan di masa depan.
Penulis: Tim Mahasiswa KKN
Editor: R. Dian Pramesti