
KARANGANYAR, Jatengnews.id — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan Kodim 0727/Karanganyar resmi ditutup di Lapangan Bulurejo, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar, Kamis (21/5/2026).
Kegiatan penutupan diikuti unsur TNI, Polri, Satpol PP Kabupaten Karanganyar, organisasi masyarakat seperti Kokam, Banser, Senkom, MTA, LDII, serta pelajar dari unsur OSIS dan Pramuka. Penutupan tersebut menandai berakhirnya rangkaian kegiatan TMMD yang berlangsung selama 30 hari, mulai 22 April hingga 21 Mei 2026.
Hadir dalam kegiatan tersebut Pelaksana Harian (Plh.) Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) Kabupaten Karanganyar, Dwi Prihanto, mewakili Bupati Karanganyar H. Rober Christanto, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Karanganyar.
Komandan Kodim (Dandim) 0727/Karanganyar, Dhanang Prasetyo Kurniawan, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan TMMD sehingga seluruh sasaran program dapat diselesaikan tepat waktu.
“TMMD ini merupakan bentuk sinergi nyata antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan desa sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ujarnya.
Mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa”, program tersebut berhasil menyelesaikan sejumlah sasaran fisik, di antaranya pembangunan jalan cor sepanjang 420 meter dengan lebar 4 meter dan tebal 0,12 meter, pembangunan talud jalan sepanjang 120 meter, pembangunan dua titik gorong-gorong, serta renovasi satu unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
Selain pembangunan fisik, TMMD juga diisi berbagai kegiatan nonfisik yang bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesejahteraan masyarakat. Kegiatan tersebut meliputi penanaman pohon bersama Pemerintah Desa Bulurejo, sosialisasi restorative justice, bela negara, wawasan kebangsaan dan bahaya terorisme, pengelolaan sampah organik dan nonorganik, penyuluhan penanganan stunting, sosialisasi penyakit tidak menular, tertib berlalu lintas, layanan E-Pusda dan perpustakaan, pelayanan administrasi kependudukan, penyuluhan urban farming peternakan ayam petelur, hingga pemeriksaan kesehatan gratis dan pembagian sembako.
Dandim menambahkan, program TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun 2026 didukung anggaran dari APBD Provinsi Jawa Tengah sebesar Rp246 juta, APBD Kabupaten Karanganyar sebesar Rp240 juta, serta dukungan dari BAZNAS Kabupaten Karanganyar sebesar Rp12,5 juta. Total anggaran yang digunakan mencapai Rp498,5 juta.
“Melalui program ini, hasil pembangunan diharapkan mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Desa Bulurejo sekaligus memperkuat semangat gotong royong dalam mewujudkan desa yang maju, mandiri, dan sejahtera,” pungkasnya.
Penulis : Iwan Iswanda
Editor : Jaka Nuswantara