Beranda Ekonomi Ekonomi Jateng Digenjot Lebih Merata, BI dan LPS Perkuat Kolaborasi

Ekonomi Jateng Digenjot Lebih Merata, BI dan LPS Perkuat Kolaborasi

Bank Indonesia terus memperkuat bauran kebijakan untuk menjaga stabilitas ekonomi sekaligus menopang pertumbuhan yang berkelanjutan.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, Mohamad Noor Nugroho menjadi narasumber dalam Seminar Perekonomian Jawa Tengah, Diseminasi Laporan Perekonomian Provinsi Jawa Tengah. (Foto : Dok Bank Indonesia)
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, Mohamad Noor Nugroho menjadi narasumber dalam Seminar Perekonomian Jawa Tengah, Diseminasi Laporan Perekonomian Provinsi Jawa Tengah. (Foto : Dok Bank Indonesia)

SEMARANG, Jatengnews.id — Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah bersama Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Semarang dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) memperkuat sinergi lintas sektor melalui Seminar Perekonomian Jawa Tengah, Diseminasi Laporan Perekonomian Provinsi Jawa Tengah, sekaligus pelantikan Pengurus ISEI Cabang Semarang periode 2026–2029.

Kegiatan yang digelar di Borobudur Hall Gedung LPPM Universitas Negeri Semarang itu mengangkat tema “Mendorong Perekonomian Jawa Tengah Lebih Kuat, Merata dan Berkesinambungan melalui Sinergitas antar Pihak”. Sekitar 200 peserta hadir dari kalangan pemerintah, akademisi, dunia usaha, mahasiswa, anggota ISEI, hingga mitra strategis lainnya.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, Mohamad Noor Nugroho, mengatakan Bank Indonesia terus memperkuat bauran kebijakan untuk menjaga stabilitas ekonomi sekaligus menopang pertumbuhan yang berkelanjutan.

Menurutnya, langkah tersebut dilakukan melalui sinergi kebijakan moneter, penguatan sistem pembayaran, pendalaman pasar keuangan, pengendalian inflasi, pengembangan UMKM, hingga percepatan digitalisasi ekonomi dan keuangan.

“Kolaborasi antar pemangku kepentingan menjadi kunci untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi daerah di tengah tantangan global yang masih dinamis,” ujarnya.

Dalam seminar tersebut, Anggota Dewan Komisioner Bidang Program Penjaminan Simpanan dan Resolusi Bank LPS, Doddy Zulverdi, turut memaparkan kondisi ekonomi nasional pada Triwulan I 2026.

Ia menilai ketahanan ekonomi Indonesia dan sektor perbankan masih tetap terjaga di tengah ketidakpastian global. Namun demikian, penguatan sistem keuangan yang adaptif tetap diperlukan untuk menjaga stabilitas dan mendukung pemerataan pertumbuhan ekonomi.

Selain membahas kondisi ekonomi, kegiatan ini juga menjadi momentum pelantikan Pengurus ISEI Cabang Semarang periode 2026–2029.

Pada sesi refleksi kepengurusan sebelumnya, Suharnomo menekankan pentingnya kesinambungan organisasi dan kontribusi ISEI dalam memberikan rekomendasi strategis bagi pembangunan ekonomi daerah maupun nasional.

Sementara itu, Ketua ISEI Cabang Semarang periode 2026–2029, Sucihatiningsih Dian Wisika Prajanti, menegaskan komitmen kepengurusan baru untuk memperkuat kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dan dunia usaha.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penguatan riset, pengembangan jejaring, publikasi ilmiah, serta kontribusi nyata terhadap berbagai isu ekonomi strategis di Jawa Tengah.

Melalui kegiatan ini, sinergi antara lembaga pemerintah, akademisi, dan pelaku usaha diharapkan semakin kuat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah yang inklusif, merata, dan berkelanjutan.

Penulis   : Alif Nazzala Rizqi

Editor      : Jaka Nuswantara

Exit mobile version