KKN UIN Walisongo Ajak Siswa SDN Bermi Lawan Bullying dan Bijak Bermedia Digital

Edukasi interaktif bagi siswa SDN Bermi untuk mencegah perundungan dan membangun budaya sekolah yang aman serta penuh empati.

DEMAK – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Walisongo Semarang Posko 04 menggelar seminar bertema Anti-Bullying bagi siswa kelas 4, 5, dan 6 SDN Bermi pada Jumat (22/5/2026). Kegiatan yang berlangsung di Gedung Serba Guna SDN Bermi tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran siswa mengenai bahaya perundungan serta pentingnya penggunaan gadget secara bijak.

Seminar edukatif ini menjadi salah satu upaya mahasiswa KKN dalam menanggapi fenomena meningkatnya perilaku perundungan di kalangan anak dan remaja yang kerap dipengaruhi oleh penggunaan teknologi digital tanpa pengawasan yang memadai.

Penyampaian materi dilakukan secara interaktif dengan memanfaatkan media presentasi PowerPoint agar lebih mudah dipahami oleh peserta. Melalui tampilan visual yang menarik, siswa diajak mengenali berbagai bentuk bullying, dampak yang ditimbulkan bagi korban, serta cara mencegah dan mengatasinya di lingkungan sekolah.

Untuk menjaga antusiasme peserta, mahasiswa KKN juga menyisipkan sesi tanya jawab selama kegiatan berlangsung. Sejumlah siswa terlihat aktif dan berani maju ke depan untuk menjawab pertanyaan seputar materi yang telah disampaikan.

Koordinator kegiatan seminar, Fariha, mengungkapkan bahwa tema anti-bullying dipilih karena masih banyak ditemukan perilaku perundungan yang terjadi di lingkungan anak-anak dan remaja, baik secara langsung maupun melalui media digital.

“Saya cukup prihatin dengan sikap anak-anak remaja saat ini yang salah satunya dipengaruhi oleh penggunaan gadget. Mereka memperoleh banyak hal baru yang terkadang tidak disadari dapat menimbulkan dampak negatif bagi diri sendiri maupun orang lain,” ujarnya.

Menurutnya, kepemilikan gadget pribadi tanpa pendampingan dan pengawasan yang tepat dapat membuka akses terhadap berbagai informasi yang belum tentu sesuai dengan usia anak. Kondisi tersebut berpotensi memengaruhi perilaku dan pola interaksi sosial mereka.

Guru SDN Bermi juga menyambut baik pelaksanaan seminar tersebut. Mereka menilai edukasi mengenai anti-bullying sangat relevan dengan kondisi yang dihadapi siswa saat ini.

“Kegiatan seminar ini sangat membantu kami dalam memberikan pemahaman kepada anak-anak. Kehadiran mahasiswa KKN membawa pendekatan yang lebih kreatif sehingga materi lebih mudah diterima oleh siswa,” kata Hariya Sulaksono, guru kelas 5 SDN Bermi.

Selain memberikan pemahaman tentang bahaya bullying, seminar ini juga mengajak siswa untuk menumbuhkan sikap empati, saling menghargai, dan membangun pergaulan yang sehat di lingkungan sekolah.

Sebagai penutup, mahasiswa KKN mengajak seluruh peserta untuk lebih bijak dalam menggunakan gawai serta menghindari segala bentuk perundungan, baik secara verbal, fisik, maupun melalui media digital. Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung perkembangan karakter positif bagi seluruh siswa SDN Bermi.

Penulis: Tim KKN Posko 04 UIN Walisongo Semarang
Editor: Rims D. Pramesti

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN