
Demak, JatengNews.id– Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Walisongo Semarang Posko 3 Desa Bakung berkolaborasi dengan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Bakung menggelar kegiatan edukasi kewirausahaan melalui kunjungan lapangan ke UMKM Faza Donat, Kamis (14/5/2026).
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai pengelolaan usaha mikro sekaligus mendukung pengembangan ekonomi lokal di Desa Bakung, Kecamatan Mijen, Kabupaten Demak.
Kegiatan yang berlangsung di lokasi produksi Faza Donat tersebut diawali dengan sambutan dari pemilik usaha sekaligus anggota BPD Desa Bakung, Muhtarom.
Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa KKN yang ingin mempelajari secara langsung proses produksi dan manajemen usaha mikro di tingkat desa.
“Kami sangat mendukung kegiatan seperti ini karena dapat menjadi sarana berbagi pengalaman sekaligus memperkenalkan potensi UMKM lokal kepada generasi muda,” ujarnya.
Ketua BPD Desa Bakung, Darmo Sugito, turut memberikan sambutan dan menegaskan pentingnya peran UMKM dalam meningkatkan perekonomian masyarakat desa.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah desa, pelaku usaha, dan mahasiswa dapat menjadi langkah strategis dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Mahasiswa KKN diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan potensi desa, khususnya di bidang kewirausahaan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat,” katanya.
Koordinator Divisi Sosial Entrepreneur KKN Posko 3, Ahmad Misbakhul Munir, menjelaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari program kerja yang berfokus pada pengembangan ekonomi kreatif dan kewirausahaan sosial di Desa Bakung.
“Kunjungan ke UMKM Faza Donat bukan hanya untuk melihat proses produksi, tetapi juga memahami tantangan dan peluang usaha yang dihadapi pelaku UMKM. Kami ingin belajar bagaimana kewirausahaan sosial dapat berkembang secara berkelanjutan di desa,” ungkapnya.
Setelah sesi sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan praktik pembuatan donat yang dipandu langsung oleh Wahyuni selaku instruktur. Para peserta mendapatkan penjelasan mengenai proses produksi mulai dari pemilihan bahan baku, pencampuran adonan, fermentasi, teknik penggorengan, hingga proses pengemasan produk.
Dalam sesi praktik, peserta juga diperkenalkan dengan berbagai varian topping yang menjadi ciri khas produk Faza Donat.
Kegiatan berlangsung interaktif dan memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa mengenai proses pengelolaan usaha kuliner skala mikro.
Faza Donat sendiri merupakan salah satu UMKM unggulan di Desa Bakung yang bergerak di bidang kuliner.
Produk donat yang dihasilkan dikenal memiliki tekstur lembut, beragam pilihan rasa, harga yang terjangkau, serta konsisten menjaga kualitas dan kebersihan dalam proses produksinya.
Melalui kegiatan edukasi kewirausahaan ini, mahasiswa KKN UIN Walisongo berharap dapat memperkuat hubungan kerja sama antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan pelaku UMKM.
Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi upaya untuk menumbuhkan semangat kewirausahaan sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap potensi ekonomi lokal yang dimiliki Desa Bakung.
Penulis: Tim Mahasiswa KKN
Editor: R. Dian Pramesti