
Demak, JatengNews.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Walisongo Semarang menggelar Workshop UMKM bertajuk “UMKM Go Digital: Upgrade Usaha Lokal Menjadi Brand Bernilai di Era Digital” di Balai Desa Jleper, Kecamatan Mijen, Kabupaten Demak, pada Minggu (24/5/2026).
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas pelaku usaha dalam memanfaatkan teknologi digital untuk memperkuat branding dan daya saing produk lokal.
Workshop diikuti oleh pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta perangkat Desa Jleper. Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh wawasan mengenai strategi pemasaran digital, penguatan identitas produk, dan pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi yang efektif di era digital.
Mahasiswa KKN menghadirkan Muhammad Asyrof Naf’il Aufari, S.Pd., C.DM sebagai narasumber.
Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa pelaku UMKM saat ini tidak hanya dituntut menghasilkan produk berkualitas, tetapi juga harus mampu membangun citra usaha yang kuat melalui branding yang konsisten dan strategi pemasaran digital yang tepat.
Peserta mendapatkan materi mengenai digital marketing, pengembangan identitas merek, desain kemasan produk, teknik pembuatan konten promosi yang menarik, hingga strategi membangun hubungan jangka panjang dengan pelanggan.
Penyampaian materi yang komunikatif membuat peserta aktif mengikuti diskusi dan berbagi pengalaman terkait pengembangan usaha yang mereka jalankan.
Pada sesi diskusi, para pelaku UMKM menyampaikan berbagai tantangan yang dihadapi, terutama dalam pemasaran produk dan penggunaan platform digital. Menanggapi hal tersebut, narasumber memberikan solusi praktis yang dapat diterapkan sesuai dengan kebutuhan dan kondisi usaha masing-masing.
Selain workshop, mahasiswa KKN UIN Walisongo juga memberikan pendampingan langsung kepada pelaku UMKM melalui pembuatan lokasi usaha di Google Maps dan pendaftaran QRIS sebagai metode pembayaran digital.
Pendampingan ini dilakukan untuk membantu pelaku usaha meningkatkan visibilitas usaha sekaligus memberikan kemudahan transaksi bagi pelanggan.
Mahasiswa turut membantu pelaku UMKM dalam pembuatan akun usaha dan memberikan edukasi mengenai pentingnya pelayanan yang modern, cepat, dan praktis guna meningkatkan kepuasan konsumen.
Salah satu peserta, Endang, pelaku usaha kasur di Desa Jleper, mengaku mendapatkan banyak manfaat dari kegiatan tersebut.
“Workshop ini sangat menambah wawasan kami tentang desain dan promosi digital. Materinya mudah dipahami dan membuat saya lebih termotivasi untuk mengembangkan usaha melalui media digital,” ujarnya.
Kegiatan tersebut juga mendapat apresiasi dari perangkat Desa Jleper. Mulyanto menyampaikan bahwa program yang dilaksanakan mahasiswa KKN memberikan manfaat nyata bagi pelaku UMKM desa.
“Kegiatan ini sangat membantu masyarakat kami, terutama pelaku UMKM. Harapannya, pelaku usaha dapat lebih kreatif dan mampu memanfaatkan teknologi digital untuk mengembangkan usahanya,” ungkapnya.
Melalui workshop ini, mahasiswa KKN UIN Walisongo berharap pelaku UMKM Desa Jleper mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, memperluas jangkauan pasar, serta membangun brand yang kuat dan berdaya saing.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui penguatan kapasitas usaha lokal menuju UMKM yang modern, kompetitif, dan berkelanjutan.
Penulis: Tim Mahasiswa KKN
Editor: R. Dian Pramesti