SEMARANG, Jatengnews.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas II Ahmad Yani Semarang memprakirakan cuaca di Kota Semarang dan wilayah sekitarnya pada Minggu, 14 Juni 2026 didominasi kondisi cerah berawan pada pagi hingga siang hari.
Berdasarkan laporan prakiraan cuaca yang berlaku pukul 07.00 WIB hingga 19.00 WIB, cuaca di Semarang pada pagi hingga siang diprediksi relatif kondusif untuk aktivitas luar ruangan.
Namun, masyarakat diminta tetap waspada karena pada sore hingga awal malam hari terdapat potensi hujan ringan di sebagian wilayah Semarang bagian selatan.
BMKG mencatat kondisi cuaca yang diamati pada pukul 05.30 WIB menunjukkan Semarang berada dalam kondisi cerah berawan. Angin bertiup dari arah timur dengan kecepatan sekitar 5 km/jam, suhu udara mencapai 27,3 derajat Celsius dan kelembapan udara tercatat 82 persen.
Untuk wilayah Kota Semarang, suhu udara diperkirakan berada pada kisaran 27 hingga 34 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan udara antara 55 hingga 85 persen.
Sementara itu, arah angin diprediksi berubah dari timur hingga selatan dengan kecepatan berkisar 3 hingga 27 km/jam.
BMKG juga memprakirakan cuaca di wilayah Jawa Tengah secara umum akan cerah berawan hingga berawan pada pagi hari. Beberapa daerah di jalur Pantura berpotensi mengalami hujan ringan.
Memasuki siang hingga sore dan awal malam, kondisi cuaca umumnya berawan dengan peluang hujan ringan hingga sedang yang terjadi secara tidak merata, terutama di wilayah pegunungan Jawa Tengah bagian barat, kawasan Jawa Tengah bagian barat, serta daerah sekitarnya.
Bagi masyarakat yang beraktivitas di wilayah perairan, BMKG mencatat tinggi gelombang di perairan utara Jawa Tengah berkisar antara 0,5 hingga 1,25 meter.
Sedangkan tinggi gelombang di perairan selatan Jawa Tengah diperkirakan lebih tinggi, yakni antara 1,25 hingga 2,5 meter.
BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca terbaru dan mewaspadai potensi hujan yang dapat terjadi pada sore hingga malam hari, terutama bagi pengguna jalan dan masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan. (01)
Penulis: Shodiqin
Sumber: BMKG Ahmad Yani Semarang
