Mahasiswa MAHESA UPGRIS Dorong Digitalisasi UMKM dan Inovasi Kemasan Produk di Desa Mojoagung

Kegiatan ini diikuti masyarakat, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta perangkat desa

KENDAL, Jatengnews.id – Tim Mahasiswa Mengabdi Desa (MAHESA) Mojoagung Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) Tahun 2026 menggelar sosialisasi bertajuk “Kemilau UMKM” di Aula Balai Desa Mojoagung, Kecamatan Plantungan, Kabupaten Kendal, Minggu (28/6/2026).

Kegiatan ini diikuti masyarakat, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta perangkat desa sebagai langkah awal memperkenalkan program kerja unggulan mahasiswa sekaligus membangun kolaborasi untuk mengembangkan potensi ekonomi lokal.

Acara diawali dengan sambutan Koordinator Desa MAHESA Mojoagung UPGRIS 2026, Imam Suyuti, dan Kepala Desa Mojoagung, Eling Trisnaningsih. Selanjutnya, tim mahasiswa memaparkan dua program unggulan yang akan dijalankan selama masa pengabdian, yakni digitalisasi UMKM yang disampaikan Mohamad Lailatul Romadhon serta inovasi kemasan produk yang dipresentasikan M. Adiyatur Rahman.

Program digitalisasi UMKM difokuskan pada pendampingan pelaku usaha agar mampu memanfaatkan teknologi digital sebagai media pemasaran, mulai dari penggunaan media sosial hingga marketplace.

Sementara itu, program inovasi kemasan bertujuan meningkatkan kualitas tampilan produk melalui penguatan identitas merek (branding) dan desain kemasan yang lebih menarik sehingga mampu meningkatkan nilai jual produk lokal.

Koordinator Desa MAHESA Mojoagung UPGRIS 2026, Imam Suyuti, mengatakan kedua program tersebut disusun berdasarkan hasil survei lapangan yang menunjukkan besarnya potensi UMKM di Desa Mojoagung, terutama produk unggulan emping melinjo.

“Melalui program kerja ini, kami berharap pelaku UMKM di Desa Mojoagung tidak hanya mampu menghasilkan produk berkualitas, tetapi juga memiliki kemampuan memasarkan produknya secara lebih luas melalui pemanfaatan teknologi digital dan kemasan yang lebih kompetitif,” ujarnya.

Kepala Desa Mojoagung, Eling Trisnaningsih, mengapresiasi inisiatif mahasiswa MAHESA yang menghadirkan program sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Menurutnya, pendampingan di bidang pemasaran digital dan pengembangan kemasan menjadi langkah strategis untuk meningkatkan daya saing UMKM desa.

“Kami menyambut baik program yang diinisiasi mahasiswa MAHESA. Semoga kegiatan ini menjadi awal kolaborasi yang baik sehingga potensi UMKM Desa Mojoagung dapat berkembang dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” tuturnya.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang sesi diskusi dan tanya jawab. Para pelaku UMKM aktif mengajukan berbagai pertanyaan, mulai dari strategi memasarkan produk melalui marketplace, pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi, hingga teknik memilih desain kemasan yang sesuai dengan karakter produk. (01).

Penulis: Shodiqin
Editor: Jaka Nuswantara

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN