SEMARANG, Jatengnews.id – PT PLN (Persero) UP3 Semarang akan melaksanakan pemeliharaan jaringan listrik di wilayah kerja ULP Semarang Selatan pada Kamis (2/7/2026).
Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan keandalan jaringan sekaligus mengamankan pasokan listrik kepada pelanggan.
Selama proses pemeliharaan berlangsung, PLN akan melakukan pemadaman listrik sementara mulai pukul 09.30 WIB hingga 14.30 WIB. Pekerjaan yang dilakukan meliputi pemeliharaan jaringan listrik dan perabasan pohon yang berada di sekitar jalur distribusi listrik agar pasokan listrik tetap andal dan aman.
Wilayah yang terdampak pemadaman meliputi Jalan Jatingaleh, Jalan Jatiluhur, Jalan Gombel Indah, Jalan Gombel Permai, serta kawasan di sekitarnya.
PLN mengimbau masyarakat yang berada di wilayah tersebut untuk menyesuaikan aktivitas yang membutuhkan pasokan listrik selama jadwal pemeliharaan berlangsung.
PLN juga mengingatkan bahwa jadwal maupun durasi pemadaman dapat berubah sewaktu-waktu apabila terdapat kendala teknis atau kondisi di lapangan yang memerlukan penyesuaian.
Bagi pelanggan yang membutuhkan informasi lebih lanjut dapat menghubungi Contact Center PLN 123 atau mendatangi PLN ULP Semarang Selatan yang beralamat di Jalan Setiabudi No. 96, Sumurboto, Banyumanik, Kota Semarang.
PLN menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat pemeliharaan jaringan tersebut. Perusahaan berkomitmen menyelesaikan pekerjaan secepat mungkin agar aliran listrik dapat kembali normal dan pelanggan dapat beraktivitas seperti biasa.
Selain itu, PLN mengimbau masyarakat untuk selalu memperhatikan keselamatan ketenagalistrikan. Masyarakat diminta tidak mendirikan bangunan, tiang antena, maupun baliho dalam jarak kurang dari tiga meter dari jaringan listrik.
Warga juga diingatkan agar tidak bermain layang-layang di bawah atau di dekat jaringan listrik, tidak melempar atau menerbangkan benda asing ke arah jaringan listrik, serta tidak melakukan penebangan pohon, bambu, atau tanaman yang berada di sekitar jaringan listrik tanpa berkoordinasi dengan petugas PLN.
PLN juga mengajak masyarakat untuk tidak menggunakan listrik secara tidak resmi demi menjaga keselamatan bersama dan keandalan pasokan listrik.
Selain mengingatkan masyarakat terkait jadwal pemeliharaan jaringan, PLN juga mengimbau para orang tua untuk mengawasi aktivitas anak-anak selama libur sekolah. Salah satu yang menjadi perhatian adalah kebiasaan bermain layang-layang di dekat jaringan listrik yang berisiko menimbulkan kecelakaan.
PLN menjelaskan, layang-layang yang tersangkut pada kabel listrik dapat memicu korsleting, menyebabkan gangguan pasokan listrik hingga pemadaman di wilayah sekitar.
Dalam kondisi tertentu, benang layang-layang yang mengenai jaringan listrik juga dapat menimbulkan sengatan listrik yang membahayakan keselamatan jiwa serta memicu percikan api yang berpotensi menyebabkan kebakaran.
PLN berharap kesadaran masyarakat terhadap keselamatan ketenagalistrikan terus meningkat sehingga aktivitas selama libur sekolah tetap berlangsung dengan aman, nyaman, dan pasokan listrik kepada masyarakat tetap terjaga. (01).
Penulis: Shodiqin
Sumber: PLN ULP Semarang Selatan
