Beranda Pariwisata Camat Gunungpati Apresiasi Prestasi Desa Wisata Gunungpati di Festival Desa Wisata Kota...

Camat Gunungpati Apresiasi Prestasi Desa Wisata Gunungpati di Festival Desa Wisata Kota Semarang 2026

Enam kelurahan di Kecamatan Gunungpati ikut berpartisipasi dalam Festival Desa Wisata Kota Semarang 2026

Festival Desa Wisata Gunungpati 2026
Camat Gunungpati Ali Ahmadi, Anggota DPRD Anang Budi Utomo, Asisten Sekda Kota Semarang Wing Wiyarso Poespojoedho berfoto bersama pengurus Desa Wisata Jatirejo di Festival Desa Wisata Kota Semarang 2026. (Foto: dok/Shodiqin)

SEMARANG, Jatengnews.id – Camat Gunungpati Ali Ahmadi mengapresiasi capaian desa-desa wisata di wilayahnya dalam Festival Desa Wisata Kota Semarang 2026 yang digelar di Bumi Perkemahan Harda Walika, Kelurahan Jatirejo, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, Sabtu (11/7/2026).

Menurutnya, Kecamatan Gunungpati tidak hanya sukses menjadi tuan rumah penyelenggaraan festival, tetapi juga berhasil menorehkan prestasi melalui enam desa wisata yang turut berpartisipasi.

“Enam kelurahan di Kecamatan Gunungpati ikut berpartisipasi dalam Festival Desa Wisata Kota Semarang 2026. Beberapa di antaranya berhasil meraih penghargaan, seperti Desa Wisata Jatirejo dan Desa Wisata Kandri. Tentu ini menjadi kebanggaan sekaligus bukti bahwa desa wisata di Gunungpati terus berkembang,” ujarnya.

Ali berharap keberhasilan tersebut menjadi motivasi bagi desa-desa wisata yang masih dalam tahap perintisan, seperti Kelurahan Cepoko, dan Pongangan, untuk terus mengembangkan potensi wisata yang dimiliki.

Menurutnya, sejak 2025 Kecamatan Gunungpati terus mendorong setiap kelurahan yang memiliki potensi wisata agar berkembang menjadi desa wisata.

“Harapannya, semakin banyak destinasi wisata baru yang tumbuh di Kecamatan Gunungpati,” katanya.

Selain itu, pihaknya juga tengah menggagas konsep aglomerasi desa wisata melalui program Jokokanongan, yang menghubungkan potensi wisata di Jatirejo, Kandri, Cepoko, dan Nongkosawit. Konsep tersebut diharapkan mampu memperkuat daya tarik pariwisata, memperpanjang lama tinggal wisatawan, sekaligus meningkatkan jumlah kunjungan ke Kecamatan Gunungpati.

“Kami optimistis gagasan aglomerasi desa wisata ini dapat segera diwujudkan karena Gunungpati memiliki potensi wisata yang sangat besar untuk terus dikembangkan,” pungkasnya.

Festival Desa Wisata Kota Semarang 2026 diikuti 15 peserta yang terdiri atas 12 desa wisata dan tiga Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis). Selama festival, para peserta menampilkan berbagai potensi unggulan, mulai dari pengelolaan administrasi dan video profil, stan pameran produk unggulan, hingga atraksi seni dan budaya.

Pada kategori Video dan Administrasi, Juara I diraih Desa Wisata Kampoeng Djadhoel, Juara II Desa Wisata Pudakpayung, dan Juara III Desa Wisata Jatirejo.

Untuk kategori Stand Pameran, Juara I diraih Desa Wisata Sawah Tambangan, Juara II Desa Wisata Jatirejo, dan Juara III Desa Wisata Kampoeng Djadhoel.

Sementara pada kategori Atraksi Seni dan Budaya, Juara I diraih Desa Wisata Sawah Tambangan, Juara II Desa Wisata Kampoeng Djadhoel, dan Juara III Desa Wisata Kandri.

Melalui Festival Desa Wisata Kota Semarang 2026, Pemerintah Kota Semarang berharap seluruh desa wisata terus berinovasi, meningkatkan kualitas pelayanan, serta mampu menjadi destinasi unggulan yang berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat dan kemajuan sektor pariwisata di Kota Semarang. (01).

Penulis: Shodiqin
Editor: Jaka Nuswantara

Exit mobile version