SEMARANG, Jatengnews.id – Kabar baik bagi masyarakat yang berencana menghabiskan waktu liburan di berbagai destinasi wisata Jawa Tengah.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar objek wisata sejarah, budaya, hingga taman rekreasi di provinsi ini akan didominasi cuaca cerah hingga cerah berawan pada Kamis (16/7/2026).
Prakiraan cuaca yang berlaku mulai pukul 07.00 WIB hingga Jumat (17/7/2026) pukul 07.00 WIB tersebut menunjukkan tidak ada potensi hujan di sejumlah destinasi wisata populer, sehingga aktivitas wisata diperkirakan dapat berlangsung dengan nyaman.
Di wilayah Semarang, Lawang Sewu diprakirakan mengalami cuaca cerah berawan pada pagi dan siang hari, kemudian cerah saat malam dengan suhu berkisar 25–32 derajat Celsius. Sementara Candi Gedong Songo menawarkan udara lebih sejuk dengan suhu 20–28 derajat Celsius.
Bagi wisatawan yang ingin berkunjung ke Candi Borobudur, kondisi cuaca diprediksi berawan hingga cerah berawan dengan suhu 20–30 derajat Celsius. Sedangkan Masjid Agung Demak diperkirakan cerah sepanjang hari dengan suhu antara 24–32 derajat Celsius.
Di kawasan Solo Raya, cuaca cerah juga diprakirakan menyelimuti Taman Balekambang, Keraton Kasunanan Surakarta, dan Museum Manusia Purba Sangiran. Suhu udara di wilayah tersebut berkisar 23–33 derajat Celsius, sehingga pengunjung disarankan membawa perlengkapan pelindung dari paparan sinar matahari saat beraktivitas pada siang hari.
Sementara itu, destinasi wisata keluarga seperti Saloka Park diperkirakan menikmati cuaca cerah dengan suhu 21–28 derajat Celsius. Di Temanggung, Taman Kyai Langgeng dan Pikatan Water Park juga diprediksi memiliki cuaca cerah berawan dengan suhu relatif sejuk, yakni 17–29 derajat Celsius.
Untuk wilayah pesisir selatan, Benteng Pendem Cilacap diprakirakan cerah berawan dengan suhu 24–26 derajat Celsius. Adapun Museum Batik Pekalongan diprediksi cerah pada siang hari dengan suhu mencapai 30 derajat Celsius.
BMKG mengimbau wisatawan tetap memantau informasi cuaca terbaru sebelum bepergian. Meski prakiraan menunjukkan kondisi cuaca yang kondusif, perubahan cuaca lokal masih dapat terjadi, terutama pada masa peralihan musim. Dengan mempersiapkan perlengkapan seperti topi, payung, dan air minum yang cukup, perjalanan wisata diharapkan dapat berlangsung aman dan nyaman.
Penulis : Alif Nazzala Rizqi
Editor : Jaka Nuswantara
