Beranda Daerah Dua Bocah Tenggelam di Irigasi Singomerto Ditemukan Meninggal, Korban Berjarak Hingga 3,5...

Dua Bocah Tenggelam di Irigasi Singomerto Ditemukan Meninggal, Korban Berjarak Hingga 3,5 Kilometer dari Lokasi Hilang

Tim SAR Gabungan telah menemukan kedua korban dalam kondisi meninggal dunia pada Kamis (16/7/2026).

Proses evakuasi dua bocah yang tenggelam di saluran Irigasi Singomerto, Desa Kalibenda, Kecamatan Sigaluh, Kabupaten Banjarnegara.(Foto: Dok Basarnas)
Proses evakuasi dua bocah yang tenggelam di saluran Irigasi Singomerto, Desa Kalibenda, Kecamatan Sigaluh, Kabupaten Banjarnegara.(Foto: Dok Basarnas)

BANJARNEGARA, Jatengnews.id  – Operasi pencarian dua bocah yang  tenggelam di saluran Irigasi Singomerto, Desa Kalibenda, Kecamatan Sigaluh, Kabupaten Banjarnegara, berakhir duka.

Tim SAR Gabungan telah menemukan kedua korban dalam kondisi meninggal dunia pada Kamis (16/7/2026).

Korban pertama, Muhammad Fadli Al Fayad (10), ditemukan sekitar pukul 09.35 WIB atau berjarak sekitar 1,7 kilometer dari lokasi terakhir terlihat. Sementara korban kedua, Zafran (12), ditemukan lima jam kemudian, tepatnya pukul 15.00 WIB, sejauh 3,5 kilometer dari titik awal mereka diduga tenggelam.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Semarang, Budiono mengatakan, kedua korban langsung dievakuasi ke RSUD Banjarnegara untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Alhamdulillah kedua anak yang hilang tenggelam berhasil tim SAR gabungan temukan, namun sudah dalam keadaan meninggal dunia. Keduanya langsung dibawa ke RSUD Banjarnegara untuk pemeriksaan penyebab kematian korban,” kata Budiono dalam keterangan tertulis.

Menurutnya, proses pencarian melibatkan puluhan personel SAR gabungan yang melakukan penyisiran sepanjang aliran irigasi serta penyelaman di sejumlah titik yang dinilai berpotensi menjadi lokasi korban.

“Korban pertama ditemukan pukul 09.35 WIB di jarak 1,7 kilometer dan korban kedua pukul 15.00 WIB berjarak 3,5 kilometer dari lokasi terakhir mereka terlihat,” ujarnya.

Sebelumnya, kedua bocah tersebut dilaporkan hilang pada Rabu (15/7/2026) sore. Sekitar pukul 16.30 WIB, keduanya masih terlihat bermain di sekitar Irigasi Singomerto. Namun sekitar pukul 17.00 WIB mereka sudah tidak terlihat lagi.

Warga sempat melakukan pencarian secara mandiri, tetapi upaya tersebut terkendala kedalaman saluran irigasi yang mencapai sekitar 1,5 hingga 2 meter serta kondisi air yang keruh. Kejadian itu kemudian dilaporkan kepada Kantor SAR Semarang yang langsung mengerahkan tim rescue dari Pos SAR Wonosobo.

Setelah operasi pencarian berlangsung selama sehari, kedua korban akhirnya berhasil ditemukan meski dalam kondisi meninggal dunia.

Budiono menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban sekaligus mengapresiasi seluruh unsur yang terlibat dalam operasi pencarian.

“Kami mengucapkan turut berduka cita kepada keluarga korban atas musibah ini. Terima kasih kepada seluruh tim SAR gabungan yang telah bekerja sama sehingga kedua korban dapat segera ditemukan,” pungkasnya.

Penulis : M Kamal

Editor : Jaka N

Exit mobile version