SOLO, Jatengnews.id – Komitmen PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah (Bank Jateng) dalam mempercepat digitalisasi layanan pemerintahan kembali mendapat pengakuan.
Bank kebanggaan masyarakat Jawa Tengah ini berhasil meraih penghargaan Outstanding Regional Digital Governance Partner pada ajang Solopos Best Brand and Innovation (SBBI) Awards 2026.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam malam penganugerahan yang berlangsung di Hotel Alana Solo, Jumat (17/7/2026), dan diterima langsung oleh Direktur Utama Bank Jateng, Bambang Widyatmoko.
Prestasi ini menjadi bukti nyata kontribusi Bank Jateng dalam mendukung transformasi digital pemerintahan daerah melalui pengembangan ekosistem layanan keuangan yang terintegrasi, efisien, dan berbasis teknologi.
Direktur Utama Bank Jateng Bambang Widyatmoko mengungkapkan rasa syukur sekaligus apresiasi atas penghargaan yang diterima. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi erat antara Bank Jateng dengan pemerintah daerah di seluruh Jawa Tengah dalam menghadirkan layanan publik yang semakin modern.
“Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus menghadirkan inovasi digital yang mampu meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan sekaligus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Bank Jateng berkomitmen menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mewujudkan birokrasi yang lebih efektif, transparan, dan akuntabel,” ujar Bambang.
Selama beberapa tahun terakhir, Bank Jateng terus memperkuat digitalisasi transaksi keuangan pemerintah daerah melalui berbagai layanan, baik pada sisi penerimaan maupun pengeluaran daerah. Berbagai inovasi yang dikembangkan meliputi Cash Management System (CMS), Kartu Kredit Indonesia (KKI), integrasi SIPD RI, Siskeudes Link, SP2D Online, Billing Center, Smart Billing, Alat Monitoring Pajak, Electronic Data Capture (EDC), Mobile POS (MPOS), Delivery Channel, Sakpole, hingga Agen Duta Laku Pandai.
Melalui berbagai solusi tersebut, pengelolaan keuangan pemerintah daerah menjadi lebih cepat, aman, dan efisien. Selain meningkatkan efektivitas administrasi, digitalisasi juga memperkuat transparansi penggunaan anggaran sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.
Bambang menegaskan, transformasi digital tidak hanya berbicara mengenai penerapan teknologi, tetapi juga membangun ekosistem kolaboratif yang mampu menghubungkan pemerintah, sektor perbankan, dan masyarakat dalam satu sistem pelayanan yang terintegrasi.
Menurutnya, sinergi menjadi kunci utama untuk menghadirkan layanan publik yang semakin mudah diakses, responsif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Keberhasilan meraih penghargaan ini juga tidak terlepas dari peran aktif Bank Jateng dalam mendukung program Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD). Melalui implementasi transaksi non-tunai di berbagai pemerintah kabupaten dan kota di Jawa Tengah, Bank Jateng terus mendorong peningkatan tata kelola keuangan daerah yang lebih transparan dan akuntabel.
Di sisi lain, pengembangan ekosistem digital tersebut turut memperluas inklusi keuangan masyarakat dengan memberikan akses layanan perbankan yang semakin mudah, aman, dan cepat.
Penghargaan Outstanding Regional Digital Governance Partner pada SBBI Awards 2026 semakin mempertegas posisi Bank Jateng sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mempercepat transformasi digital.
Kolaborasi yang dibangun tidak hanya mendukung modernisasi birokrasi, tetapi juga menjadi fondasi penting dalam menciptakan pelayanan publik yang lebih berkualitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.
Penulis : Alif Nazzala Rizqi
Editor : Jaka Nuswantara


