SEMARANG, Jatengnews.id – Gelombang aksi massa dipastikan akan mewarnai jalan Pahlawan tepatnya di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah (Jateng) dalam tiga hari mendatang. Aliansi Jateng Guyub mengajak masyarakat dari berbagai daerah untuk turun ke jalan.
Berdasarkan rilis yang mereka layangkan, sejumlah persoalan yang dinilai belum mendapat perhatian serius dari pemerintah provinsi bakal dipertanyakan.
Aksi tersebut akan membawa beragam tuntutan, mulai dari penolakan kerusakan lingkungan akibat aktivitas tambang, maraknya pemutusan hubungan kerja (PHK), tuntutan upah layak bagi buruh, konflik agraria, hingga kenaikan harga kebutuhan pokok.
Pasalnya, aksi ini merupakan gerakan kolektif warga dari sedikitnya 22 kabupaten di Jawa Tengah. Mereka menilai berbagai persoalan tersebut memiliki akar yang sama, yakni kebijakan yang dianggap belum berpihak kepada kepentingan masyarakat.
Aliansi Jateng Guyub menyebut kondisi saat ini tengah menghadapi darurat ekonomi rakyat. Mereka mengklaim masyarakat harus menghadapi lonjakan harga kebutuhan pokok, ancaman PHK massal, praktik upah murah, konflik agraria, hingga kerusakan lingkungan yang terjadi di sejumlah wilayah.
Dalam kampanye yang mereka gaungkan menjelang aksi, masyarakat diajak ikut mengawal isu-isu yang akan disampaikan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Beberapa persoalan yang menjadi fokus antara lain aktivitas tambang di Jepara, Pegunungan Kendeng, Grobogan hingga Wonogiri, pembangunan panas bumi (geothermal) di Dieng dan Gunung Lawu, serta pencemaran lingkungan yang dinilai belum terselesaikan.
Selain isu lingkungan, perlindungan terhadap hak-hak buruh, serta tuntutan penerapan upah yang dinilai lebih layak juga menjadi tuntutannya. Mereka juga mendesak pemerintah mengambil langkah konkret mengendalikan harga kebutuhan pokok yang dinilai semakin membebani masyarakat.
Aliansi Jateng Guyub juga mengangkat persoalan konflik agraria yang melibatkan petani di sejumlah daerah seperti Pati, Kendal, dan Batang, serta meminta penghentian kriminalisasi terhadap warga dan pejuang lingkungan yang memperjuangkan ruang hidupnya.
Tak hanya itu, perbaikan infrastruktur jalan, khususnya di sejumlah wilayah Jawa Tengah, turut menjadi salah satu tuntutan yang akan dibawa dalam aksi. Massa meminta pemerintah provinsi segera mengambil langkah nyata untuk memperbaiki jalan yang rusak demi menunjang keselamatan dan aktivitas ekonomi masyarakat.
Melalui aksi tersebut, Aliansi Jateng Guyub mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengawal berbagai persoalan yang mereka nilai menyangkut hajat hidup rakyat bersama.
Mereka berharap pemerintah provinsi memberikan respons konkret terhadap berbagai tuntutan yang akan disampaikan dalam aksi di depan Kantor Gubernur Jateng selama tiga hari ke depan.
Penulis : Muhammad Kamal
Editor : Alif Nazzala Rizqi
