Optimisme Konsumen Jateng Tetap Terjaga, BI Catat IKK Juni 2026 Capai 113,55

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah Andi Reina Sari mengatakan capaian tersebut menunjukkan optimisme masyarakat terhadap kondisi ekonomi daerah masih terjaga di tengah berbagai dinamika ekonomi.

SEMARANG, Jatengnews.id – Keyakinan masyarakat terhadap kondisi perekonomian di Jawa Tengah pada Juni 2026 tetap berada pada level optimistis.

Hal tersebut tercermin dari hasil Survei Konsumen Bank Indonesia yang menunjukkan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Jawa Tengah mencapai 113,55, atau berada di atas ambang optimistis sebesar 100.

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah Andi Reina Sari mengatakan capaian tersebut menunjukkan optimisme masyarakat terhadap kondisi ekonomi daerah masih terjaga di tengah berbagai dinamika ekonomi.

“Perkembangan tersebut sejalan dengan hasil Survei Konsumen secara nasional, serta perkembangan IKK di Kota Semarang, Solo, Purwokerto, dan Tegal yang juga tetap berada pada level optimistis,” ujarnya.

Menurut Andi, optimisme konsumen ditopang oleh persepsi positif terhadap kondisi ekonomi saat ini maupun ekspektasi terhadap perkembangan ekonomi dalam enam bulan ke depan.

Hal itu tercermin dari Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) yang pada Juni 2026 tercatat sebesar 106,31, atau masih berada pada zona optimistis. Capaian tersebut didukung oleh meningkatnya persepsi masyarakat terhadap kondisi penghasilan serta konsumsi barang tahan lama yang tetap berada pada level optimistis.

Meski demikian, Bank Indonesia mencatat persepsi masyarakat terhadap ketersediaan lapangan kerja masih berada di bawah level optimistis. Kondisi ini menunjukkan masih adanya tantangan di sektor ketenagakerjaan yang perlu mendapat perhatian, meskipun secara keseluruhan kepercayaan konsumen terhadap ekonomi tetap kuat.

Sementara itu, prospek perekonomian Jawa Tengah dalam enam bulan mendatang juga diperkirakan tetap positif. Hal tersebut tercermin dari Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) Juni 2026 yang mencapai 120,79.

Angka tersebut menunjukkan masyarakat optimistis terhadap peningkatan penghasilan, membaiknya peluang kerja, serta berkembangnya kegiatan usaha pada semester berikutnya.

Dengan tetap terjaganya IKK, IKE, dan IEK di level optimistis, Bank Indonesia menilai kepercayaan masyarakat masih menjadi modal penting dalam menjaga konsumsi rumah tangga sebagai salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah.

Kondisi tersebut diharapkan dapat terus mendukung stabilitas dan momentum pemulihan ekonomi daerah pada paruh kedua tahun 2026.


Penulis  : Alif Nazzala Rizqi

Editor    : Jaka Nuswantara

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN