Asrama Polisi Semarang Utara Kebakaran, 15 Rumah Hangus Terbakar

Dari peristiwa kebakaran tersebut terdapat kurang lebih 15 rumah yang dalam satu RT. Kemudian dari RT tersebut terdapat 12 KK yang terdampak, terkena kebakaran

SEMARANG, Jatengnews.id – Kebakaran melanda kompleks Asrama Polisi (Aspol) Polsek Semarang Utara yang berada di RT 02 RW VI, Kelurahan Purwodinatan, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang, Sabtu (5/9/2026) sore.

Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Heri Wahyudi mengatakan, kebakaran tersebut berdampak terhadap sejumlah rumah yang dihuni anggota polisi. Berdasarkan pendataan sementara, terdapat sekitar 15 rumah dalam satu RT yang terdampak kebakaran.

“Dari peristiwa kebakaran tersebut terdapat kurang lebih 15 rumah yang dalam satu RT. Kemudian dari RT tersebut terdapat 12 KK yang terdampak, terkena kebakaran,” kata Heri kepada awak media di lokasi, Sabtu (5/9/2026).

Heri menyebut, seluruh rumah yang terbakar merupakan bagian dari kompleks asrama yang dihuni anggota kepolisian.

“Betul, itu rumah anggota polisi semuanya,” ujarnya.

Meski api melalap sejumlah rumah, Heri memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.

“Untuk korban sementara belum ada. Jadi bukan adanya korban meninggal dunia ataupun luka-luka, itu tidak ada. Syukurnya begitu,” katanya.

Menurut Heri, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 16.00 WIB. Penanganan dilakukan secara cepat oleh petugas bersama masyarakat sekitar sehingga kobaran api tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi.

Ia menjelaskan, lokasi kebakaran berada tidak jauh dari kantor Samsat Semarang Utara. Sejumlah kendaraan operasional, termasuk ambulans dan kendaraan lalu lintas, turut disiagakan untuk membantu penanganan di lokasi.

“Samsat yang standby di situ kita keluarkan, termasuk mobil Lantas yang standby di situ kita keluarkan semua. Karena kebetulan asrama yang terbakar ini dekat dengan kantor Samsat,” jelasnya.

“Enggak sampai itu. Karena sigap anggota dan juga masyarakat di situ untuk mengamankan,” imbuhnya.

Adapun penyebab kebakaran, polisi masih melakukan penyelidikan. Heri menyebut dugaan sementara mengarah pada kelalaian, namun pihaknya belum dapat memastikan sumber maupun penyebab pasti kebakaran.

“Ini baru kemungkinan ya. Hasil penyelidikan mungkin karena kelalaian. Tapi kita belum tahu akibatnya karena apa. Kita masih dalam penyelidikan,” ujarnya.

Sementara itu, para penghuni dari 12 KK yang terdampak telah didata. Mereka untuk sementara ditampung di sekitar kompleks asrama, termasuk di aula dan tempat keluarga.

Heri menambahkan, kompleks tersebut merupakan kawasan asrama polisi yang cukup luas. Dalam satu deret terdapat puluhan rumah dengan jumlah penghuni mencapai sekitar 70 KK dan kawasan tersebut terdiri dari beberapa RT.

Adapun terkait total kerugian akibat kebakaran, hingga saat ini masih dalam proses pendataan oleh jajaran Polrestabes Semarang.

Penulis   : Muhammad Kamal

Editor      : Alif Nazzala Rizqi

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN